Viral Pendaki Naiki Tugu Triangulasi Gunung Merbabu, Ini Sanksinya
Dua pendaki yang viral karena menaiki Tugu Triangulasi Gunung Merbabu diberi sanksi pembinaan oleh BTNGMb dan diwajibkan membuat video permintaan maaf.
Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi (tengah) menyaksikan penyaluran bantuan tunai yang bersumber dari APBD Kota Jogja di salah satu rumah warga penerima di Muja Muju, Kecamatan Umbulharjo, Kota Jogja, Selasa (12/5/2020)./HarianJogja-Sunartono
Harianjogja,com, JOGJA—Guna menghindari kerumunan, penyaluran bantuan tunai oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja dilakukan dengan cara mendatangi satu per satu rumah penerima bantuan.
Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi mengatakan bantuan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Jogja tersebut mulai disalurkan pada Selasa (12/5/2020). Berbeda dengan bansos dari Kemensos yang diambil oleh penerima di kantor pos, bantuan APBD Kota Jogja ini diantar langsung ke rumah melalui kerja sama dengan Kantor Pos Yogyakarta.
Secara keseluruhan jumlah bantuan mencapai Rp1,8 juta sebagai jatah untuk selama April, Mei dan Juni. "Nanti akan diantarkan, kami bekerja sama dengan kantor pos. Kantor pos hari-hari ini masih melayani yang paket Kemensos, nah yang paket dari Pemkot nanti diantar langsung [ke rumah penerima]," katanya di sela-sela penyerahan bantuan di Balirejo, Kelurahan Muja Muju, Kecamatan Umbulharjo, Kota Jogja..
Heroe berharap upaya tersebut mampu menjangkau seluruh masyarakat miskin yang memang terdampak Covid-19. Seleksi data telah dilakukan cermat dengan mempertimbangkan banyak faktor sehingga penerima dipastikan tepat sasaran.
Pengawasan dan pemantauan terhadap distribusi bantuan tersebut akan terus dilakukan, baik bantuan menggunakan dana dari APBD Kota Jogja, Pemda DIY dan Kemensos. "Sehingga betul betul tidak ada duplikasi, harapan kami juga tidak ada salah sasaran. Kami maksimal untuk memeratakan," katanya.
Sasaran penerima bantuan dari Pemkot, kata Heroe, ada 8.600 keluarga yang masuk dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) namun tidak memperoleh program bantuan. DTKS tersebut menjadi acuan serta penambahan sebanyak 1.005 keluarga yang sebelumnya merupakan pemegang Kartu Menuju Sejahtera (KMS) pada 2018 tetapi tahun ini tidak lagi masuk karena ekonominya meningkat. Akan tetapi mantan penerima KMS yang baru dilepas sekitar tiga bulan ini kembali terdampak Covid-19.
Kepala Dinas Sosial Kota Jogja Agus Sudrajat menambahkan proses pemilahan data dilakukan dari DTKS yang belum masuk program Kemensos dipilah lagi untuk dilihat kelayakan mendapatkan bantuan, jika layak selanjutnya diberikan bantuan melalui APBD Kota Jogja.
Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kota Jogja kepada warga miskin terdampak Covid-19. Dalam memberikan bantuan pihaknya mendasarkan pada fakta, legalitas dan kondisi anggaran.
Faktanya memang banyak masyarakat terdampak, tetapi legalitasnya harus mengacu pada data kemiskinan tidak boleh asal memberikan. Sedangkan sisi anggaran, harus menggunakan skala prioritas karena keterbatasan anggaran. "Sehingga yang masuk dalam kemiskinan ini yang kami dahulukan," ujarnya.
Salah satu warga penerima bantuan tunai dari Pemkot Jogja Ismubingah menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemkot Jogja atas bantuan tunai tersebut. Selama pandemi corona ia tidak bekerja sama sekali. Sebelumnya ia sehari-hari membantu warga merawat anak yang ditinggal bekerja sehingga masih mendapatkan penghasilan. "Sekarang sudah tidak punya penghasilan karena tidak bekerja, bantuan ini akan kami gunakan untuk kebutuhan sehari-hari seperti membeli elpiji dan kebutuhan lainnya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua pendaki yang viral karena menaiki Tugu Triangulasi Gunung Merbabu diberi sanksi pembinaan oleh BTNGMb dan diwajibkan membuat video permintaan maaf.
Jadwal KA Bandara YIA Jogja hari ini lengkap reguler dan Xpress. Cek jam berangkat agar tak ketinggalan pesawat.
BPBD Kabupaten Sleman telah mendistribusikan 45.000 liter air bersih kepada warga di dua kapanewon sepanjang 2026.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 5 Agustus 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak jam keberangkatan dan tarif terbaru Rp8.000.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 5 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
Skandal kecurangan ujian PNS Thailand menyeret 5.814 pegawai negeri yang terancam diskors. Tiga tersangka telah ditangkap dalam kasus dugaan suap dan manipulasi