Wayang Kulit Semalam Suntuk, Ada Pesan Damai dan Kepedulian untuk NTT
InJourney Destination Management menggelar wayang kulit semalam suntuk di Sleman dengan lakon Wahyu Katentreman. Pagelaran gratis dan libatkan UMKM lokal.
Ketua RW 2 Juwangen, Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Hendricus Mulyono (kanan) bersama Ketua PKK Sleman Kustini (kedua dari kanan) saat mengajak masyarakat untuk menanam tanaman pertanian di pekarangan masing-masing, Selasa (12/5/2020)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN—Pandemi Covid-19 berdampak secara sosial, ekonomi dan kesehatan masyarakat. Demi menjaga ketahanan pangan, masyarakat diminta untuk menanam tanaman pertanian di lingkungannya masing-masing.
Ketua RW 2 Juwangen, Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Hendricus Mulyono mengatakan pandemi Covid-19 yang melanda saat ini berdampak pada kehidupan masyarakat. Agar ketahanan pangan masyarakat kuat, dia meminta seluruh warga menanam tanaman pertanian di lingkungannya masing-masing.
Lahan-lahan yang kosong dan tidak terpakai di Juwangen, kata Mulyono, akan ditanami berbagai tanaman produktif untuk ketahanan pangan. "Ini bentuk pemberdayaan bagi masyarakat Juwangen. Agar ketahanan pangan masyarakat kuat, maka kami menggerakkan warga untuk menanam tanaman cepat panen di masing-masing rumah," kata Mulyono saat menerima kunjungan Ketua PKK Sleman Kustini, Selasa (12/5/2020).
Guna memberi contoh hasil ketahanan pangan yang selama ini dilakukan keluarga Mulyono, mereka membagikan hasil panen berupa beras, daging ayam, kangkung, cabai dan hasil pertanian lainnya kepada warga.
Warga juga bisa memelihara ayam dan kolam ikan. Aktivitas ngingu tersebut juga untuk mengisi kekosongan selama menjalani seruan pemerintah untuk stay at home. Menurut dia, pola menanam tanaman cepat panen seperti yang mereka lakukan selama ini bisa membantu warga di tengah pandemi Covid-19. Warga juga memiliki lapangan pekerjaan sendiri agar tidak jenuh. "Ini bertepatan dengan ulang tahun istri saya Ketua PKK Juwangen Sri Sumaryati. Hasil pertanian di pekarangan ini, kami bagikan kepada warga, anak indekos dan orang yang membutuhkan," katanya.
Dia berharap pola yang sama tidak hanya dilakukan di Juwangen tetapi di semua dusun di Sleman. Dengan begitu, masyarakat tidak akan lagi kesulitan dan berdiam diri menunggu bantuan sembako dari pemerintah.
Ketua Tim PKK Sleman Kustini mengatakan menjaga ketahanan pangan saat ini dibutuhkan untuk melawan dan mengantisipasi penyebaran Covid-19. Masyarakat, kata Kustini, diminta untuk manfaatkan lahan pekarangan di sekitarnya. "Tujuannya agar lahan yang sebelumnya tidak dimanfaatkan bisa ditanami tanaman apa saja. Bisa sayur-sayuran, kolam ikan atau komoditas lainnya," kata Kustini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
InJourney Destination Management menggelar wayang kulit semalam suntuk di Sleman dengan lakon Wahyu Katentreman. Pagelaran gratis dan libatkan UMKM lokal.
Spider-Noir Nicolas Cage resmi dibatalkan setelah satu musim. Serial ini justru meraih 11 nominasi Emmy dan skor tinggi di Rotten Tomatoes.
Port USB-C HP rusak? Kenali penyebab, cara mengecek, biaya perbaikan, hingga kapan komponen tersebut perlu diganti agar tidak salah mengambil keputusan.
DPRD Bantul mendorong pelajar bijak bermedia sosial sekaligus produktif di ruang digital. Program kecakapan digital menyasar hampir 20 sekolah.
Riset World Giving Report 2026 mengungkap Rumania menjadi salah satu negara paling dermawan di Uni Eropa. Simak temuan CAF soal donasi masyarakat Eropa.
Budaya lokal dinilai bisa menjadi pembeda kuat di tengah tren wisata dan pengalaman yang semakin seragam. Namun, agar mampu menarik perhatian generasi saat ini,