Kebakaran Lahan Dekat Tol Semarang-Solo, 5 Mobil Damkar Dikerahkan
Kebakaran melanda lahan penghijauan dekat Tol Semarang-Solo KM 442. Lima mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Jumlah pasien positif Covid-19 dari klaster Indogrosir hingga kini terus bertambah.
Pada Jumat (15/5/2020), pemerintah kembali mengumumkan penambahan pasien positiv Covid-19 di dIY dari klaster Indogrosir yakni sebanyak dua orang. Yakni pasien Kasus 189 dan Pasien Kasus 190.
Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, menjelaskan tiga tambahan kasus ppsitif ini yakni Kasus 188, laki-laki 31 tahun, warga Kulonprogo; Kasus 189, lali-laki 27 tahun warga Kulonprogo; dan kasus 190, perempuan 29 tahun warga Sleman.
Kasus 188 merupakan hasil tracing klaster Jamaah Tabligh, sementara Kasus 189 dan 190 merupakan karyawan Indogrosir. "Maka jumlah lasus positif DIY menjadi 188 kasus," ungkapnya, Jumat (15/5/2020).
Artinya bila dikalkulasi hingga saat ini sudah 31 orang pasien positif Covid-19 dari klaster terbesar penularan virus Corona di DIY itu. Di mana satu di antaranya sudah dinyatakan sembuh.
Kasus positif Covid-19 dari klaster Indogrosir tak hanya menginfeksi karyawan supermarket tersebut tetapi juga keluarganya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran melanda lahan penghijauan dekat Tol Semarang-Solo KM 442. Lima mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api.
Mobil terkena abu vulkanik Anak Krakatau? Simak cara membersihkan bodi, kaca, filter udara, rem, dan mesin agar tidak cepat rusak.
DPRD Gunungkidul mendorong RTRW baru untuk memangkas ketimpangan pembangunan antarkapanewon, termasuk akses jalan, air bersih, listrik, dan investasi.
Jadwal Timnas Voli Putri Indonesia di Asian Games 2026 melawan Nepal dan Jepang lengkap dengan jam pertandingan dan venue.
Katon Bagaskara mengaku terdampar di Bandara Jenewa setelah gagal check-in Etihad di tengah penutupan Bandara Soekarno-Hatta akibat abu Anak Krakatau.
Eko Suwanto Sebut DIY Punya Gunung Merapi & Sesar Opak, Desak Pemda DIY Serius Tingkatkan Anggaran Penanggulangan Bencana