Lebih dari 100.000 Orang di DIY Telah Disuntik Vaksin
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Seorang peserta rapid test massal berswafoto saat darahnya diambil untuk rapid test di UPT Labkesda Dinas Kesehatan Kabupten Kulonprogo, Selasa (19/5/2020).-Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, KULONPROGO--Sebanyak tiga warga Kulonprogo dinyatakan reaktif Covid-19 berdasarkan hasil rapid test massal yang digelar oleh Dinas Kesehatan Kulonprogo, Selasa (19/5/2020).
Juru Bicara Pusat Informasi Covid-19 Dinkes Kulonprogo, Baning Rahayu Jati, mengatakan sebanyak 178 orang terdiri dari 56 pedagang pasar, 1 pengunjung pasar, 107 karyawan swalayan dan 14 pengunjung swalayan, asal Kulonprogo mengikuti rapid test massal perdana ini.
Dari jumlah itu, tiga orang masing-masing satu pedagang pasar, satu karyawan swalayan dan satu pengunjung swalayan diketahui reaktif Covid-19. "Orang dengan hasil reaktif itu sekarang menjalani Isolasi mandiri selama 14 hari dan selanjutnya akan tes dilakukan SWAB," ujar Baning kepada awak media, Selasa sore.
Rapid test massal ini digelar hingga Rabu (20/5/2020). Sebanyak empat lokasi digunakan dalam melakukan rapid test yakni Puskesmas Wates, Puskemas Sentolo 2, Puskesmas Pengasih 1 dibantu dengan Pengasih 2, serta UPT Labkesda Dinas Kesehatan Kabupten Kulonprogo.
Selama dua hari penyelenggaraan, Dinkes mentargetkan bisa menguji sedikitnya 500 spesimen, dengan prioritas pedagang, pramuniaga dan pengunjung pasar atau swalayan.
Plt Kepala Dinkes Kulonprogo, Sri Budi Utami mengatakan total ada tiga pasar tradisional yang dilakukan pengetesan yakni di Pasar Wates, Pasar Bendungan, Pasar Sentolo. Sedangkan empat lainnya merupakan toko besar di Kulon Progo di antaranya, Toko Sidoagung, Toko HW, Toko WS dan Toko Busana Bu Madyo.
"Pemilihan beberapa tempat tersebut bukan apa-apa karena memang pengunjungnya banyak jadi kita mengambil dari sisi resiko penularannya yang cukup besar," kata perempuan yang akrab disapa Budi itu.
Dia menjelaskan, kegiatan ini merupakan langkah antisipasi untuk menekan angka penularan Covid-19 di Kulonprogo menyusul kemunculan klaster-klaster baru seperti Indogrosir, Sleman yang berpotensi masuk ke Kulonprogo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
House tour rumah mewah Tasya Farasya viral di media sosial. Warganet terbelah antara kagum dan menilai konten itu sebagai flexing.
KPK memeriksa Kadinkes Ponorogo dan sejumlah saksi terkait pengembangan kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati nonaktif Sugiri Sancoko.
Jangan asal tambah air radiator motor. Ketahui jadwal ideal ganti coolant agar mesin tidak overheat dan radiator tetap awet.
Lionel Messi cedera paha saat Inter Miami vs Philadelphia Union. Pelatih sebut kelelahan, bukan ambil risiko jelang Piala Dunia 2026. Simak fakta lengkapnya.
Mendag Budi Santoso menargetkan Permendag ekspor SDA selesai hari ini. Ekspor CPO, batu bara, dan ferroalloy bertahap dialihkan ke PT DSI.