Tertib Arsip Persempit Celah Penyimpangan Anggaran
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Bupati Bantul, Suharsono (dua dari kiri), menyerahkan bantuan paket sembako dan uang tali asih untuk pengayuh becak di Kantor Kecamatan Bantul, Jumat (22/5/2020)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Bupati Bantul, Suharsono, memberikan bantuan kepada puluhan pengayuh becak yang biasa mangkal di Simpang Empat Klodran hingga Simpang Empat Gose Bantul. Bantuan dari uang pribadi tersebut sebagai wujud kepedulian Suharsono kepada pengayuh becak di tengah pandemi Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19.
“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban tukang becak. Saya selalu memosisikan dan melihat andaikan saya menjadi seperti bapak-bapak penarik becak itu. Dengan demikian saya bisa merasakan kesulitannya,” kata Suharsono, seusai menyerahkan bantuan secara simbolis untuk pengayuh becak di Pendopo Kecamatan Bantul, Jalan Jenderal Sudirman, Bantul, Jumat (22/5/2020).
Bantuan tersebut berupa paket sembako berisi beras, minyak, gula, teh dan mi instan. Selain paket sembako ada uang tali asih untuk 75 pengayuh becak tersebut. Hadir dalam kesempatan penyerahan bantuan tersebut, Ketua Penggerak PKK Bantul, Erna Kusmawati; Camat Bantul, Jati Bayu Broto; dan Kepala Bagian Humas dan Protokol Bantul, Suparmadi.
Suharsono mengatakan selama masa pandemi Covid-19 ini sebagian besar masyarakat merasakan dampaknya termasuk tukang becak dan buruh gendong. “Oleh karena itu, atas inisiatif saya bersama keluarga, kami memberikan bantuan agar dapat membantu para tukang becak khususnya di Bantul. Berapapun nilai bantuannya harap diterima,” kata Suharsono.
Ia mengatakan bantuan yang diberikannya hanya sebagai tambahan karena sebagian besar tukang becak dan buruh gendong ada yang mendapat bantuan salah satu program baik Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Sosial Nontunai (BPNT), Bantuan Sosial Tunai (BST), Bantuan Langsung Tunai (BLT), dan bantuan sosial lainnya selama masa pandemi Covid-19 ini.
Basori, salah seorang tukang becak yang mendapat bantuan tersebut mengaku bahagia. Menurutnya bantuan tersebut sangat berharga untuk memenuhi kebutuhan terutama menjelang lebaran ini.
Selama ini Bashori mangkal di Simpang Empat Gose. Pendapatannya sejak dua bulan terakhir turun drastis. Biasanya dalam sehari ia memperoleh penghasilan sampai Rp40.000, namun selama pandemi Covid-19 ini dalam sehari hanya sekali atau dua kali membawa penumpang. “Terkadang dalam sehari tidak dapat penumpang sama sekali,” ucap Basori.
Selain memberikan bantuan paket sembako dan tali asih kepada 74 pengayuh becak, Suharsono juga memberikan bantuan serupa untuk puluhan buruh gendong yang ada di Piyungan dan sekitarnya. Penyerahan bantuan untuk buruh gendong dilakukan di Kantor Kecamatan Piyungan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Denmark vs Portugal berlangsung Jumat (2/10) pukul 01.45 WIB. Ronaldo absen setelah meninggalkan pemusatan latihan Portugal.
Pemkot Yogyakarta mematangkan pengajuan UNESCO World Book Capital 2028 melalui konsolidasi lintas sektor untuk memperkuat ekosistem buku dan literasi.
Klasemen Asian Games 2026 terbaru, Indonesia naik ke peringkat 13 setelah Desak Made meraih emas speed putri.
Jadwal Asian Games 2026 Indonesia hari ini, dari final MLBB hingga panjat tebing Aditya Tri Syahria dan Veddriq Leonardo.
Harper Malioboro Yogyakarta bersama BPBD Kota Yogyakarta menggelar pelatihan evakuasi gempa untuk meningkatkan kesiapsiagaan staf menghadapi kondisi darurat.