Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api di Bromo
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul Helmi Jamharis (kanan) menyerahkan baju hazmat sebagai alat pelindung diri bagi petugas perekaman KTP El, di kantor Diadukcapil Bantul, Selasa (26/5/2020)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bantul membekali semua operator kartu tanda penduduk Elektronik (KTP-El) dengan alat pelindung diri (APD) berupa baju hazmat.
APD bagi petugas yang biasa melakukan perekaman KTP dan perubahan data kependudukan tersebut sebagai bentuk perlindungan keamanan, kenyamanan, dan kesehatan saat menjalankan tugas di tengah pandemi Coronavirus Disease atau Covid-19.
Baju hazmat ini secara simbolis diserahkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul, Helmi Jamharis, di kantor Disdukcapil Bantul, Kompleks Pemerintahan Kabupaten Bantul II, Manding, Selasa (26/5/2020). Asisten Sekda Bidang Kesejahreraan Rakyat Pulung Haryadi dan Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Sekda Bidang Pemerintahan Hermawan Setiaji, turut mendampingi Sekda.
Helmi mengatakan Disdukcapil adalah layanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat sehingga interaksi petugas dan masyarakat juga sering. Dengan demikian, perlu ada jaminan keamanan, kenyamanan dan kesehatan bagi para petugas agar proses pelayanan administrasi kependudukan tetap berjalan baik di tengah pandemi Covid-19.
"Jadi petugas juga aman dan sehat dan masyarakat juga tidak khawatir saat mengakses layanan kependudukan," kata Helmi.
Kepala Disdukcapil Bantul Bambang Purwadi Nugroho mengatakan ada 27 petugas pelayanan administrasi kependudukan yang dibekali baju hazmat, yang terdiri dari 17 operator KTP di 17 kecamatan dan tiga orang di Kantor Disdukcapil, serta tujuh petugas perekaman yang masuk dalam tim perekaman jemput bola ke rumah-rumah.
"Misalnya ada yang enggak bisa datang ke Disdukcapil atau ke kantor kecamatan karena sakit, atau lansia, atau difabel, maka kami terjunkan tim jemput bola," kata Bambang.
"Kepada petugas itu perlu dibekali baju hazmat karena ada interaksi langsung agar mereka merasa aman dan nyaman dalam bertugas.”
Bambang memastikan bahwa semua pelayanan administrasi kependudukan tetap berjalan meski ada pandemi Covid-19. Hanya 90% pelayanan dilakukan secara daring atau online. Pelayanan secara langsung, kata dia, masih tetap ada seperti legalisir dokumen kependudukan yang dilakukan di kantor Disdukcapil, hanya jumlahnya yang dibatasi maksimal 30 orang dalam sehari. Sebab proses pelayanan harus tetap menjaga physical distancing.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 29 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Delapan warga Sleman dari dua KK siap mengikuti transmigrasi 2026 ke Poso dan Polewali Mandar. Mereka tinggal menunggu jadwal pemberangkatan.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini, Selasa 29 September 2026, tersedia di MPP. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
John Herdman menyebut kartu merah Thom Haye saat Indonesia vs Malaysia menjadi pelajaran penting bagi skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.