BNI Gandeng Ratusan Pengembang di Danantara Housing Expo, Hadirkan Hunian Premium
BNI menggandeng ratusan pengembang dalam Danantara Housing Expo 2026 sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Tiga Juta Rumah.
Wisatawan menikmati keindahan Songgo Langit, Mangunan, Bantul, Kamis (6/6/2019).- Harian Jogja/Salsabila Annisa Azmi
Harianjogja.com, BANTUL-Pemerintah Kabupaten Bantul memastikan sampai saat ini belum membuka objek wisata di Bantul. Uji coba pembukaan objek wiasata rencananya baru akan dilakukan pada pekan terakhir bulan ini dan hanya objek wisata tertentu yang akan diujicobakan untuk membuka layanan kunjungan wisatawan.
Saat ini Pemkab masih mempersiapkan sarana dan prasarana di objek wisata agar memenuhi protokol kesehatan, "Selain persiapan sarana dan prasarana serta alat pelindung diri juga kami harus dipastikan kesiapan semua petugas pengelola wisata," kata Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Kwintarto Heru Prabowo, saat dihubungi Senin (2/6/2020).
"Minimal tiga hal yang harus terpenuhi seperti sarana tempat cuci tangan, alat pengecekan suhu tubuh untuk pengunjung," imbuh Kwintarto.
Ia mengakui butuh waktu dan anggaran untuk mempersiapkan protokol kesehatan di objek wisata. Bahkan objek wisata andalan seperti Pantai Parangtritis juga belum siap baik alat pelindung diri untuk petugas maupun kesiapan perilaku pengelola wisata di lapangan.
Pihaknya baru mengajukan anggaran pengadaan sarana dan prasarana tersebut melalui Dana Tidak Terduga (DTT). Selain itu juga perlunya ada kerjasama dengan petugas kesehatan untuk menangani jika ada kejadian yang tidak terduga, misalnya ada pengunjung yang suhu tubuhnya tinggi atau tiba-tiba ada yang pingsan maka harus dipersiapkan standar prosedur penanganannya.
Kwintarto mengatakan Dinas Pariwisata juga tetap harus mendasarkan pada situasi dan kondisi perkembangan penyebaran kasus Covid di Bantul sebelum membuka objek wiasata. Ia tidak menampik saat ini masih ditemukan pasien positif Covid-19 di Bantul meski jumlahnya tidak banyak.
Lebih lanjut mantan Camat Sewon ini mengatakan kesiapan menuju new normal masih terus dilakukan. Berdasarkan hasil rapat terakhir, kata dia, beberapa objek wisata yang akan diujicobakan untuk buka pertama kali adalah Puncak Becici Pinus Pengger, dan Pintu Langit. Ketiganya merupakan wisata di kawasan Mangunan.
Selain itu juga ada Goa Selarong dan juga Pantai Parangtritis yang diusulkan Bupati Bantul Suharsono untuk dipersiapkan diujicobakan. Kwintarto menilai objek-objek wiasata tersebut sebagian sudah mempersiapkan penerapan protokol kesehatan penyambutan wisatawan meski belum semuanya.
Sesuai Surat Edaran (SE) Bupati Bantul terkait perpanjangan masa tanggap darurat pandemi Covid-19 sampai 30 Juni mendatang. "Manakala protokol kesehatan sudah terpenuhi maka pembukaan objek wisata bisa diujicobakan sebelum 30 Juni atau paling tidak pekan terkhir bulan ini. Dengan catatan SOP terpenuhi ya," ujar Kwintarto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BNI menggandeng ratusan pengembang dalam Danantara Housing Expo 2026 sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Tiga Juta Rumah.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 4 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan. Simak jadwal Palur, Klaten, Lempuyangan hingga Jogja.
Cek jadwal SIM Keliling dan SIM Corner Polda DIY Oktober 2026, lengkap dengan lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Jadwal KA Bandara YIA 4 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jam keberangkatan YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta layanan Wates.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja hari ini, Minggu 4 Oktober 2026, tersedia ke 5 tujuan. Cek jam keberangkatan dan tarif normal Rp80.000.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis 4 Oktober 2026 tersedia enam kali. Tarif perjalanan ditetapkan Rp12.000.