Harga BBM Naik, Bus Sekolah Gunungkidul Pangkas Layanan
Kenaikan BBM non subsidi bikin layanan bus sekolah Gunungkidul dipangkas. Dishub hanya operasikan layanan pagi hari.
Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Dinas Pemberdayaan Permpuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat Desa (DP3AKBPMD) Gunungkidul bakal melakukan pelantikan lurah menggunakan sistem online. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona penyebab Covid-19.
Kepala Bidang Pemerintahan, DP3AKBPMD Gunungkidul, M Farkhan mengatakan, perubahan nomenklatur desa menjadi kalurahan serta pelantikan ulang lurah dilaksanakan Maret lalu. Namun adanya pandemi Corona, maka kegiatan tersebut ditunda hingga sekarang.
"Untuk regulasi peerubahan dan pelantikan sudah kami persiapkan," kata Farkhan, Rabu (3/6/2020).
Meski tertunda, DP3AKBPMD sudah merenccanakan pelantikan. Sesuai aturan dalam protokol kesehatan, maka pelantikan dilakukan secara virtual dengan telekonfrensi.
Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi potensi kerumunan sehingga tidak menjadi penyebab penularan corona. "Untuk waktunya masih belum dipastikan, tapi pelantikan secara online sudah kami koordinasikan drngan Pemerintah DIY," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kenaikan BBM non subsidi bikin layanan bus sekolah Gunungkidul dipangkas. Dishub hanya operasikan layanan pagi hari.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.
Wisata Gunungkidul ramai 41.969 pengunjung saat libur panjang. PAD tembus Rp516 juta, pantai masih jadi favorit wisatawan.
Pemkab Bantul memantau harga pangan usai rupiah melemah. Sejumlah komoditas lokal masih aman, warga diminta tidak panic buying.