Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Ilustrasi KTP elektronik./Harian Jogja/Desi Suryanto
Harianjogja.com, BANTUL- Tingginya animo masyarakat dalam proses perekaman KTP elektronik dikhawatirkan akan menimbulkan kepadatan di loket pelayanan Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil [Disdukcapil] Bantul. Disdukcapil pun menerapkan kuota pelayanan harian. Selain itu imbauan untuk perekaman KTP elektronik di kecamatan juga terus digencarkan.
Kepala Disdukcapil Bantul, Bambang Purwadi Nugroho mengatakan tingginya animo tersebut dipicu karena peningkatan kebutuhan KTP jelang fase kenormalan baru. Sejak dibuka kembali layanan perekaman pada Senin (2/6/2020) masih ada warga yang belum mengurus KTP elektronik. Dari 949.325 total warga Bantul, ada 721.687 yang wajib rekam KTP elektronik. Sementara itu, masih ada 2.115 orang yang belum melakukan perekaman. Jumlah tersebut, katanya terbilang masih cukup besar. Mereka adalah warga Bantul yang sudah memenuhi syarat memiliki kartu identitas.
Disdukcapil menerapkan kuota perekaman KTP elektronik sebanyak 40 orang tiap harinya. Hal tersebut, mau tidak mau harus diterapkan guna menyesuaikan pelayanan di masa pandemi. Lebih khususnya lagi, untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan di loket pelayanan. Proses rekaman pun menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
"Warga harus cuci tangan, pakai masker dan dicek suhu tubuhnya. Kalau suhunya lebih dari 37,5 derajat celcius kita tidak bisa melayani," ujarnya, Jum\'at (5/6/2020).
Kendati sudah dibatasi dalam wujud kuota, ia tak menampik adanya potensi kerumunan. Untuk itu Ia menghimbau kepada warga agar tidak perlu jauh-jauh pergi ke Disdukcapil untuk perekaman KTP elektronik. Warga hanya perlu datang ke kecamatan.
Pelayanan di kecamatan pun juga ditingkatkan dengan penambahan alat rekam KTP, terutama di wilayah dengan populasi penduduk tinggi, seperti Kasihan, Banguntapan, Sewon, Sedayu, Dlingo dan Piyungan. "Tunggu lima menit, warga sudah bisa bawa pulang KTP," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 30 September 2026 tersedia 12 perjalanan. Cek jam berangkat dari Palur hingga tiba di Jogja.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 30 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jamnya.
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tak meremehkan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.