58 Kalurahan di Gunungkidul Kekeringan, Dropping Air Bersih Diperluas
Kekeringan di Gunungkidul meluas ke 58 kalurahan. Sebanyak 75.486 warga mengalami krisis air bersih, BPBD terus menyalurkan bantuan.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Jumlah kasus positif Covid-19 di Gunungkidul bertambah empat menjadi 43. Empat pasien terbaru tertular penyakit yang disebabkan virus Corona itu dari pemasok ikan asal Desa Bejiharjo, Karangmojo, yang sebelumnya dinyatakan positif Covid-19.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty, mengatakan tiga warga dinyatakan positif setelah hasil tes spesiem keluar pada Sabtu (6/6/2020), sedangkan satu kasusnya berdasarkan hasil swab yang keluar pada Minggu (7/6/2020). “Empat orang ini, tiga berasal dari Karangmojo dan satunya berasal dari Kecamatan Wonosari,” kata Dewi, kemarin.
Menurut dia, Dinas Kesehatan Gunungkidul langsung bergerak melakukan penelusuran terkait kontak dengan pasien positif baru. “Hari ini mulai kami telusuri melakukan kontak dengan siapa saja,” katanya.
Sebelumnya, sedikitnya 250 keluarga di Desa Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul, melakukan karantina mandiri karena melakukan kontak dengan pedagang ikan yang positif Covid-19.
Kepala Desa Bejiharjo, Yanto, mengatakan di wilayahnya ada dua orang yang dinyatakan positif terjangkiti Covid-19. Akibatnya, sedikitnya 250 keluarga menjalani isolasi mandiri. “Keduanya adalah pedagang ikan Semarang-Kota Jogja. Pada saat Lebaran keduanya pulang sehingga ada kontak dengan masyarakat sehingga harus dikarantina untuk mencegah penularan yang lebih luas,” kata Yanto, Jumat (5/6/2020).
Menurut dia, warga yang kontak dengan pasien positif telah menjalani tes cepat. Hasilnya ada belasan orang yang dinyatakan reaktif Corona. “Selain isolasi mandiri, ada juga warga yang dikarantina di Wisma Wanagama,” ungkapnya.
Yanto mengakui pemerintah desa sudah mengalokasikan pemenuhan kebutuhan sehari-hari bagi warga yang menjalani karantina mandiri. “Yang diiisolasi tidak hanya warga, tapi ternak yang dimiliki juga disertakan,” imbuhnya.
Dia mengharapkan tidak ada warga yang positif Covid-19 setelah tes swab. “Mudah-mudahan aman dan tidak bertambah kasusnya,” kata Yanto.
Di sisi lain, Minggu (7/7/2020) ini, tiga pasien Covid-19 sembuh sehingga sudah 35 orang bebas dari virus Corona. Tiga pasien yang sembuh berasal dari Kecamatan Nglipar, Semanu, dan Karangmojo. “Pasien positif meninggal dunia ada satu kasus dan hingga saat ini masih ada tujuh pasien positif yang dirawat di rumah sakit,” ujar Dewi Irawaty.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kekeringan di Gunungkidul meluas ke 58 kalurahan. Sebanyak 75.486 warga mengalami krisis air bersih, BPBD terus menyalurkan bantuan.
Sejumlah siswa SR Terintegrasi 1 Kulonprogo mengalami homesick. Satu siswa resmi mundur, dua lainnya dalam proses pengunduran diri.
Menkum Supratman Andi Agtas menyebut Prabowo meminta pembahasan RUU Perampasan Aset segera dipercepat oleh DPR.
Kemantren Pakualaman masuk 10 besar kinerja perangkat daerah Kota Jogja dengan peringkat kesembilan dan terbaik di antara 14 kemantren.
KPK mendalami dugaan pemberian pihak swasta kepada Reza Maullana Maghribi, tersangka kasus suap proyek DJKA Kemenhub.
pesan “Daerah Kuat, Indonesia Berdaulat” yang disampaikan Ketua DPD RI sejalan dengan arah pembangunan nasional yang membutuhkan sinergi kuat antara pemerintah