Pancuran 13 Guci Tegal Kembali Ramai Seusai Banjir
Pancuran 13 Guci mulai bangkit seusai banjir 2026 Wisatawan kembali berdatangan dan Pemkab Tegal fokus menata ulang destinasi air panas tersebut
Spanduk pengumumam penutupan sementara Pasar Kranggan. /Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, JOGJA-- Pasar Kranggan Kota Jogja ditutup untuk tiga hari. Upaya itu dilakukan sebagai langkah meredam penyebaran Covid - 19 setelah ditemukannya klaster bakul ikan.
Penutupan pasar yang berlokasi di Jalan P. Diponegoro, Jogja ini berlangsung mulai hari ini, Minggu (14/6/2020) hingga Selasa (16/6/2020). Spanduk penutupan pasar itu dipasang di depan pasar.
Selama penutupan, dilakukan sterilisasi dalam pasar dengan penyemprotan desinfektan sebagai upaya antisipasi penyebaran virus penyebab Covid-19.
Hari ini, petugas melakukan penyemprotan di pasar tersebut secara menyeluruh, termasuk di dalam los dan kios-kios dalam pasar.
Berikut ini penampakan suasana di Pasar Kranggan, yang diambil oleh fotografer Harian Jogja, Desi Suryanto:




Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pancuran 13 Guci mulai bangkit seusai banjir 2026 Wisatawan kembali berdatangan dan Pemkab Tegal fokus menata ulang destinasi air panas tersebut
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
Prediksi Bournemouth vs Man City Liga Inggris 2026, laga penentu gelar. The Citizens wajib menang demi menjaga peluang juara.
SPMB Jateng 2026 resmi diluncurkan. Daya tampung SMA/SMK negeri hanya 40 persen, gubernur tegaskan tak ada titip-menitip.
UGM dan KAGAMA berupaya manfaatkan rumah Prof Sardjito untuk kegiatan akademik di tengah isu penjualan aset bersejarah.
Kasus penembakan pemuda di Candisari Semarang terungkap. Polisi beberkan kronologi, motif pelaku, hingga peluang restorative justice.