Motor Curian Dijual Rp2,3 Juta, Warga Karangmojo Ditangkap Polisi
Polsek Wonosari menangkap pelaku curanmor asal Karangmojo yang menjual motor curian ke Kota Jogja seharga Rp2,3 juta.
Ilustrasi pencemaran limbah tahu./Harian Jogja-Dok.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Warga Desa Siraman, Wonosari, Gunungkidul, mengeluhkan pembuahan limbah usaha pabrik tahu dan tempe ke Sungai Krapyak. Akibatnya sungai menjadi keruh dan bau. Pembuangan sembarangan ini sudah berlangsung sejak beberapa tahun lalu.
Salah seorang warga Siraman, Suparman, mengatakan protes terhadap pembuangan limbah sudah disampaikan ke pemerintah desa. Dia pun berharap ada tindak lanjut sehingga polusi di aliran sungai bisa dicegah. “Kalinya jadi keruh dan bau. Jelas ini mengganggu warga,” kata Suparman.
Menurut dia, pembuangan limbah dari pabrik tahu dan tempe sudah berlangsung sejak 2017 lalu. Ia mencatat di wilayahnya ada tiga pabrik tahu dan tiga pambrik tempe yang membuang limbah sisa usaha secara sembarangan. “Ini yang kami protes. Timbulnya bau semakin menyengat sejak akhir 2019 lalu,” ungkapnya.
Kepala Desa Siraman Damiyo mengaku sudah mendapatkan laporan warga berkaitan dengan keluhan terhadap aktivitas pembuangan limbah usaha secara sembarangan. Menurut dia, pemerintag desa sudah memanggil pengusaha untuk mencari solusi terhadap permasalahan tersebut.
Para pemilik pabarik mengakui telah membuang limbah ke sungai karena instalasi pembuangan limbah telah penuh sejak bertahun-tahun yang lalu. “Sudah kami mediasi dan pemilik pabrik siap memperbaiki pembuangan limbah yang dimiliki,” katanya.
Dia pun berharap kepada pemilik pabrik mau menjaga komitmen pembuangan limbah sesuai kesepakatan sehingga masalah protes warga berkaitan dengan sungai tercemar karena pembuangan limbah bisa terselesaikan. “Mudah-mudahan dengan perbaikan ipal, maka tidak ada lagi yang membuang limbah ke sungai,” katanya.
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul Aris Suryanto mengatakan pencemaran sungai harus diselesaikan. Jawatannya telah menjalankan Program Kali Bersih atau Prokasih. Aris pun mengakui program ini sudah membuahkan hasil karena pencemaran bisa dikurangi. “Akan terus digalaklan karena pelaksanaan juga butuh partisipasi dari masyarakat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polsek Wonosari menangkap pelaku curanmor asal Karangmojo yang menjual motor curian ke Kota Jogja seharga Rp2,3 juta.
Progres Tol Jogja-Solo Seksi 2 Sleman terus dikebut. Pemasangan girder di Ring Road Utara ditarget selesai Juni 2026, termasuk pembangunan ramp off.
OpenAI meluncurkan ChatGPT Finance yang bisa terhubung ke rekening bank dan investasi untuk analisis keuangan personal pengguna.
Ekonom UAJY menilai pelemahan rupiah tetap berdampak ke warga desa dan kritik pernyataan Prabowo soal dolar AS.
KKMP di Kota Jogja sudah produksi ribuan batik ASN dan siapkan 65.000 seragam sekolah meski belum punya gerai permanen.
Apple mulai uji produksi chip iPhone dan Mac di Intel untuk kurangi ketergantungan pada TSMC di tengah tekanan AI dan geopolitik