Mengenal Tiga Karakter Utama Anak Muda Indonesia di Era Digital
Simak tiga tipologi utama anak muda Indonesia di era digital hasil riset Alvara. Dari tipe Si Digital hingga Si Santuy, mana karakter Anda. Cek di sini.
Suasana los pedagang pakaian batik melayani pembeli di Pasar Beringharjo, Jogja, Selasa (16/06/2020). /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA- Meski masih ada pandemi Corona, Pasar Beringharjo di Kota Jogja tetap dibuka. Seperti apa suasananya kini?
Pada Selasa (16/6/2020), pasar tradisional terbesar di DIY ini dikunjungi segelintir orang. Tampak jalan antara kios dan los sepi. Meski demikian, pedagang los dan kios tetap membuka dagangannya.
Ada protokol kesehatan yang diterapkan di pasar tersebut, seperti tampak pada foto-foto yang diambil oleh fotografer Harian Jogja, Desi Suryanto berikut ini.
Para pedagangnya kini mengenakan face shields saat melayani pembeli. Hal itu dilakukan guna mencegah penularan virus Covid-19, di tengah meningkatnya pergerakan masyarakat menyambut masa new normal.

Pengelola pasar juga melakukan rekayasa arus pengunjung dengan membuat petunjuk arah jalan di lantai pasar berupa stiker hitam.

Selain itu, dipasang pula garis pagar pembatas di tengah jalan dalam pasar. Tujuannya agar pembeli yang berjalan di antara los dan kios tidak berpapasan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Simak tiga tipologi utama anak muda Indonesia di era digital hasil riset Alvara. Dari tipe Si Digital hingga Si Santuy, mana karakter Anda. Cek di sini.
Rupiah ditutup melemah ke Rp17.655 per dolar AS. BI siapkan intervensi agresif di pasar valas dan obligasi.
DPR mendesak Kemenlu bergerak cepat menyelamatkan WNI yang ditangkap Israel saat mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla ke Gaza.
Menkomdigi Meutya Hafid mengecam Israel usai menahan jurnalis Indonesia dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.