Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-Sempat nihil kasus Covid-19 pada Senin (22/6/2020), kini Pemda DIY kembali melaporkan penambahan kasus positif pada Selasa (23/6/2020). Alhasil total kasus positif Covid-19 di DIY kekinian secara akumulatif tercatat sebanyak 291 kasus.
Gugus Tugas Penanganan Covid-19 kembali mengumumkan penambahan kasus positif sebanyak tiga kasus pada Selasa (23/6/2020). Sementara tidak ada kasus sembuh dilaporkan.
Juru Bicara Pemerintah Daerah (Pemda) DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, menuturkan penambahan kasus meliputi Kasus 291, laki-laki 65 tahun warga Sleman; Kasus 292, laki-laki 64 tahun warga Sleman; dan Kasus 293, laki-laki 24 tahun warga Sleman.
Ketiganya diketahui positif setelah melakukan pemeriksaan mandiri di salah satu rumah sakit rujukan Covid-19. Saat ini, Dinas Kesehatan Sleman tengah mentracing kontak kasus tersebut. "Ketiganya kondisi OTG [orang tanpa gejala] dan dirawat inap," katanya.
Lappran ini dari hasil pemeriksaan pada 147 sampel dari 127 orang. Dengan penambahan ini maka total kasus positif DIY menjadi sebanyak 291 kasus, dengan 238 kasus telah sembuh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Siswa SMK Sorong kirim surat terima kasih ke Prabowo atas MBG dan fasilitas sekolah. Surat itu dibacakan di Istana Merdeka.
BEM UI gelar aksi “Menuju Indonesia Bangkrut” di Jakarta, soroti BBM, APBN, hingga kebijakan ekonomi dan pemerintahan.
Ekonom Unair ingatkan risiko fiskal APBN akibat migrasi ke Pertalite usai kenaikan Pertamax. Subsidi BBM berpotensi membengkak.
Rekomendasi wisata Kanada, AS, dan Meksiko untuk Piala Dunia 2026: alam, kota ikonik, hingga situs bersejarah dunia.
Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Bantul mencatat empat jemaah haji asal Bantul meninggal dunia selama pelaksanaan ibadah haji 2026