Kebakaran di Ngaglik Sleman Hanguskan 6 Kendaraan, Kerugian Rp1,5 Miliar
Kebakaran di Ngaglik Sleman menghanguskan enam kendaraan dan sejumlah perabotan. Kerugian ditaksir Rp1,5 miliar, pemilik rumah terluka.
Simulasi protokol kesehatan Check In di Hotel Ruba Graha pada Rabu (24/6/2020). /Harian Jogja-Catur Dwi Janati.
Harianjogja.com, JOGJA—Berbagai perangkat di hotel & restoran disarankan untuk menggunakan protokol kesehatan yang ketat dengan meminimalisasi sentuhan tangan untuk mencegah penularan virus corona. Salah satunya penggunaan buku menu makanan dengan system scan QR code.
Pengurus PHRI BPD DIY bidang SDM dan Usaha, Wartadi menjelaskan Restoran Sekar Kedathon memiliki beberapa masukan kepada pengusaha restoran. Penerapan buku menu menjadi salah satu sorotan yang diamati Wartadi. Menu makanan menggunakan kode QR seperti yang diterapkan di Sekar Kedathon menurut Wartadi dapat menjadi solusi yang baik untuk menghindari penggunaan buku menu konvensional.
Menurut Wartadi pengguna buku menu konvensional berpotensi meninggalkan droplet pada buku, terlebih bila terus dipakai pada tamu restoran setiap harinya. Buku menu yang dapat dilihat me lalu ponsel masing melalui Kode QR dirasa menjadi solusi yang tepat.
BACA JUGA : Hotel dan Restoran di Bantul Tidak Boleh Layani Prasmanan
"Namun perlu dipertimbangkan bila ada tamu yang tidak memiliki perangkat canggih, mungkin bisa menerapkan menu yang dipasang di dinding atau plang menu yang bersifat portable dimana cukup pelayanan yang menunjukkan menu, tanpa tamu harus menyentuh plang menu tersebut," ujarnya yang ditemui saat meninjau simulasi restoran, Rabu (25/6/2020).
Selain buku menu, poin yang menjadi saran Wartadi untuk pengusaha restoran adalah partisi pembatas antara kasir dan tamu yang hendak membayar. Menurutnya, meski pembayaran cashless, namun bila jarak tamu restoran dengan penjaga kasir terlalu dekat saat membayar dapat berisiko tinggi dalam penyebaran. Pembayaran cashless, baik e-banking, kartu debit atau kartu kredit memang disarankan untuk meminimalkan kontak melalui uang.
Kebersihan dan dapur dan kehigenisan makanan juga disoroti oleh Wartadi. Pegawai bagian dapur diharapkan menjaga kebersihan dan menggunakan sarung tangan lateks dan bukan plastik. Selain itu, peringkat makam seperti sendok, garpu hingga piring menurut Wartadi disipakan bersamaan dengan makanan.
"Sendok dan garpu dilapisi dengan plastik, kalau ada makanan terbuka seperti dalam mangkuk bisa ditutup juga dengan wrap plastik," jelasnya.
Terakhir Wartadi menyarankan dibentuk Gugus Tugas khusus yang khusus mengalami aturan dalam restoran. Hal itu untuk mengingatkan pengunjung yang tidak menerapkan protokol kesehatan dengan baik. Hal itu menyusul kemungkinan pegawai yang takut mengingatkan pengunjung yang tidak mengindahkan protokol kesehatan.
"Tidak usah takut mengingatkan, selama disampaikan dengan sopan dan lugas," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran di Ngaglik Sleman menghanguskan enam kendaraan dan sejumlah perabotan. Kerugian ditaksir Rp1,5 miliar, pemilik rumah terluka.
Menko Muhaimin Iskandar menegaskan pengentasan kemiskinan perlu ekosistem yang menghubungkan perlindungan sosial dan pemberdayaan.
Monaco mengalahkan PSG 2-1 pada pekan ketiga Liga Prancis. Lyon menang atas Auxerre dan kini menempati posisi kedua klasemen.
Pertamina NRE melirik potensi EBT Sumbar sebesar 10.054 MW untuk mendukung pengembangan energi hijau dan transisi energi.
DPRD Kota Jogja menyoroti penerapan K3 proyek jalan setelah kecelakaan di Bugisan. Kontraktor diminta memperketat keselamatan warga.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini, Sabtu 5 September 2026, tersedia malam hari melalui layanan SIMENOR..