Peneliti Temukan Resep Membuat Es Krim Anti Meleleh
Peneliti membuat terobosan baru setelah menemukan cara untuk membuat es krim yang hampir tidak meleleh.
Ilustrasi mayat/Ist-Okezone
Harianjogja.com, SLEMAN-- Seorang warga Kecamatan Turi menceritakan detik-detik sebelum anggota polisi setempat AKP Catur Widodo meninggal dunia setelah kelelahan bersepeda.
Sebelumnya diberitakan seorang pesepeda meninggal dunia setelah kelelahan saat mengayuh sepeda di Dusun Ngablak, Desa Bangunkerto, Kecamatan Turi pada Minggu (28/6/2020) pagi. Pegowes tersebut diketahui sebagai anggota Polri.
Kapolsek Turi, AKP Catur Widodo membenarkan informasi tersebut. Pegowes itu merupakan anggota Polsek Turi bernama Aiptu Sutriyatna. "Betul, anggota Sabhara [Polsek Turi]. Usianya 54 tahun," kata Catur ketika dikonfirmasi wartawan pada Minggu sore.
Dikatakannya, Aiptu Sutriyatna pada Minggu pagi bersepeda bersama beberapa tetangganya yang masih satu rukun tetangga dari rumahnya di Dusun Jurugan, Desa Bangunkerto, Turi. Saat melewati ruas Jalan Agrowisata, Desa Bangunkerto, Turi, ia mengaku kelelahan dan beristirahat.
"Baru 1 kilometer dari rumahnya di Jurugan. Dia kecapekan lalu berhenti istirahat," terangnya.
Ia menambahkan, Sutriyatna dinyatakan meninggal pada Minggu pagi pukul 07.10 WIB setelah diperiksa oleh tim medis Puskesmas Turi. Mendiang diketahui memiliki riwayat penyakit jantung dan ginjal.
Almarhum dimakamkan Minggu siang di Tempat Pemakaman Umum Dusun Jurugan, Bangunkerto, Turi. Ia meninggalkan seorang istri yang berprofesi sebagai guru dan dua orang anak. "Keluarga menerima, sudah tahu yang bersangkutan sakit," tambahnya.
Catur mengenang Sutriyatna sebagai anggota yang masih aktif bertugas di Polsek Turi sejak tahun 2005. "Dia aktif orangnya, tapi enggak pernah mengeluh [sakit] gitu," kenang Catur.
Yono, 30, salah seorang warga setempat menuturkan yang bersangkutan bersepeda bersama ketiga orang lain. Mereka sempat beristirahat di sekitar lokasi kejadian lantaran salah seorang pegowes lain kelelahan.
"Awalnya yang kelelahan bukan yang meninggal, tapi yang lain. Mereka sempat istirahat, lalu ketika sudah mendingan muter-muter di sekitar sini. Tiba-tiba yang bersangkutan ambruk," terangnya.
Menurutnya, saat ditolong Sutriyatna masih sadar, namun kondisi sudah lemas. Ia lantas diberi air minum oleh warga sekitar. Yono kemudian berinisiatif mencari pertolongan ke bidan di dekat lokasi kejadian. Ketika ia kembali ke lokasi kejadian dan menunggu bidan yang dipanggilnya datang, yang bersangkutan sudah menghembuskan napas terakhirnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peneliti membuat terobosan baru setelah menemukan cara untuk membuat es krim yang hampir tidak meleleh.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.