Kemarau Panjang 2026, PDAM Sleman Pastikan Pasokan Air Tetap Aman
Kemarau panjang 2026 mulai menurunkan debit air di sejumlah wilayah Sleman. PDAM Tirta Sembada memastikan distribusi air ke 45.993 pelanggan tetap stabil.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com,SLEMAN- Salah seorang kandidat calon bupati (Cabup) Sleman dari Partai Amanat Nasional (PAN) Mumtaz Rais dikabarkan mengundurkan diri dari bursa Cabup pada Pilkada 2020. Hingga kini, baik DPD maupun DPW PAN belum mengetahui secara resmi pengunduran putra politikus senior Amien Rais tersebut.
Ketua DPW PAN DIY Nazaruddin mengatakan informasi pengunduran Mumtaz baru diketahui melalui media online. Nazar mengaku sampai saat ini DPP PAN juga belum mendapatkan surat resmi terkait pengunduran diri Mumtaz. "Saya baru tahunya dari media. Secara resmi belum," katanya saat dikonfirmasi Harianjogja.com, Rabu (1/7/2020).
Dia juga tidak mengetahui alasan pasti pengunduran diri Mumtaz dari bursa Cabup Pilkada Sleman. Meskipun begitu, katanya, dia menyarankan Mumtaz untuk segera melayangkan surat pengunduran secara resmi ke DPP PAN. "Dia kan yang mendapat surat rekomendasi dari DPP PAN, sebaiknya kalau memang mundur mengajukan surat pengunduran secara resmi juga. Mekanismenya seperti itu," ujar Nazar.
Jika pengunduruan diri dari bursa Cabup resmi dilakukan, lanjut Nazar, maka DPP tentu akan mengambil sikap resmi juga untuk menyikapi pelaksanaan Pilkada di Sleman. "Pada prinsipnya kami di daerah mengikuti DPP," katanya.
Hal senada disampaikan Ketua DPW PAN Sleman Sadar Narimo. Dia menjelaskan hingga kini belum mendapat informasi yang lebih valid terkait informasi pengunduruan diri Mumtaz dari bursa Cabup Sleman. "Insyaallah Tim Pilkada DPD PAN Sleman akan mengkonfirmasi lebih lanjut ke beliau (Mumtaz Rais)," kata Sadar.
Sementara hingga berita ini diturunkan, Mumtaz belum merespons upaya konfirmasi yang dilakukan Harian Jogja. Sebelumnya pada 19 Juni lalu, dia mengaku sudah memiliki isu menarik terkait Pilkada Sleman. Namun dia belum bersedia untuk mengungkapkan saat ini. "Nanti kalau sudah di Sleman akan saya sampaikan. Saat ini saya masih di Jakarta. Yang jelas semua sudah saya persiapkan," kata Mumtaz.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau panjang 2026 mulai menurunkan debit air di sejumlah wilayah Sleman. PDAM Tirta Sembada memastikan distribusi air ke 45.993 pelanggan tetap stabil.
Pilur Gunungkidul dimulai. Dua lurah kembali menghadapi istri sebagai calon karena tidak ada bakal calon lain yang mendaftar.
Simak ramalan 12 zodiak hari ini hingga 27 September 2026, dari Aries, Taurus, Gemini, hingga Pisces.
PTSL Temanggung 2026 mencapai 94 persen. Sebanyak 10.339 bidang tanah selesai, sementara 659 bidang masih dalam proses penyelesaian.
Udi Analisa berjalan sekitar 12 km setiap hari memeriksa rel dari Patukan ke Lempuyangan demi memastikan perjalanan kereta tetap aman.
Polresta Solo mengamankan 35 motor berknalpot brong dalam razia balap liar. Motor wajib diganti knalpot standar sebelum diambil.