Ratusan Karya Bocor, Ariana Grande Tempuh Jalur Hukum
Ariana Grande menggugat peretas yang diduga mencuri dan menjual puluhan lagu belum dirilis, foto, serta video pribadinya melalui dark web.
Presiden Joko Widodo menyampaikan keterangan pers terkait penangangan COVID-19 di Istana Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/3/2020). /ANTARA FOTO-Sigid Kurniawan
Harianjogja.com, BANTUL - Seekor sapi dengan berat sekitar 1 ton milik Rika Daru Efendi, 28, warga Dusun Karangasem, Desa Argomulyo, Kecamatan Sedayu, akhirnya dipilih oleh Presiden Joko Widodo untuk menjadi hewan kurban pada Idul Adha 1441 Hijriah.
Sapi berjenis simmental berusia 3,5 tahun, berwarna coklat tua yang diberi nama Gombloh ini berhasil mengalahkan dua sapi lainnya dari Bantul yang dinominasikan untuk dijadikan hewan kurban orang nomor satu di Indonesia tersebut.
Adapun dua sapi lainnya yang masuk nominasi tersebut adalah sapi dari Kecamatan Pajangan, dan Desa Wonokromo, Kecamatan Pleret.
Pemilik sapi, Rika Daru Efendi mengaku tidak pernah menyangka jika sapinya masuk dalam nominasi bahkan terpilih menjadi hewan kurban Presiden Jokowi. Sebab, Gombloh, sempat mengikuti meraih posisi kelima pada kontes sapi di Grabag, Magelang, Jawa Tengah, belum lama ini.
“Selain itu, dia juga beberapa kali ikut kontes lainnya,” katanya, Rabu (8/7/2020).
Lebih lanjut dia mengungkapkan, usai mengikuti kontes, seorang mantri hewan sempat mengajukan Gombloh sebagai kandidat hewan kurban presiden. Alhasil, jalan mulus didapatkan oleh Gombloh. Meski bersaing dengan banyak sapi, tetapi Gombloh akhirnya terpilih sebagai hewan kurban Presiden Jokowi.
Usai diputuskan menjadi hewan kurban presiden, Rika mengakui sempat dihubungi oleh personel di Sekretariat Negara untuk negosiasi harga.
“Sampai pada angka Rp87 juta dan akan dibayar cash,” katanya.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DPPKP Bantul Joko Waluyo mengatakan, Gombloh terpilih setelah dua sapi lainnya di Bantul yang masuk nominasi kalah dalam berat badan.
“Selain itu setelah dicek oleh teman-teman Balai Besar Veteriner Wates, sapi yang di Sedayu itu yang lolos. Soal mau dipotong di mana kami tidak tahu, yang jelas Presiden Jokowi sudah membeli sapi dari Bantul satu ekor," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ariana Grande menggugat peretas yang diduga mencuri dan menjual puluhan lagu belum dirilis, foto, serta video pribadinya melalui dark web.
Kasus ISPA di Bantul masih mencapai ribuan hingga Juni 2026. Dinkes mengimbau warga menerapkan PHBS dan memakai masker saat musim kemarau.
Sosiolog UGM menilai dugaan siswa membawa bom rakitan ke sekolah menjadi alarm bagi sistem pendidikan dan pentingnya budaya dialog dengan anak.
Cek jadwal terbaru KRL Jogja-Solo hari ini, Rabu 29 Juli 2026. Keberangkatan dari Stasiun Tugu hingga Palur mulai pagi hingga malam.
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.