Final Panas! Garudayaksa Siap Tumbangkan PSS Sleman di Maguwoharjo
Widodo optimistis Garudayaksa kalahkan PSS di final Championship meski Maguwoharjo angker. Target juara jadi harga mati.
Kegiatan Fandemic yang dilakukan pada (25/6/2020) di Balai Giri Arum Kelurahan Gunungketur./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, JOGJA - Forum Anak Kota Jogja bersama dengan Taman Pengasuhan Anak di bawah Dinas Pemberdayaan Masyarakat , Perempuan, dan Perlindungan Anak Kota Jogja mengadakan Forum Anak Lawan Pandemic (Fandemic). Acara tersebut bertujuan untuk mengedukasi anak-anak di Kelurahan Gunungketur mengenai virus corona penyebab Covid-19.
Lurah Gunungketur, Murwanto mengatakan acara yang diikuti anak-anak di kelurahannya tersebut dibalut dengan kemasan menarik dan menyenangkan. Tidak hanya itu acara tersebut juga mendengarkan keinginan anak-anak selama belajar di rumah. "Dalam acara tersebut juga mendengarkan aspirasi atau keinginan dari anak-anak, khususnya menyangkut pendampingan belajar yang dilakukan di Kelurahan Gunungketur," ujarnya ditemui pada Kamis (9/7/2020).
Murwanto mengatakan pendampingan belajar kepada anak-anak khususnya jenjang Sekolah Dasar (SD) di Kelurahan Gunungketur sudah dilakukan sejak lama. Para mentor merupakan para pemuda setempat yang menginjak jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA), kuliah, maupun berprofesi sebagai guru di Kelurahan Gunungketur.
Dikatakan Murwanto seluruh RW di Gunungketur melakukan pendampingan belajar ini. Rata-rata satu RW ada 5-10 anak yang mengikuti pendampingan belajar ini. "Total kurang lebih 90 anak-anak di sembilan RW mengikuti pendampingan belajar ini," jelasnya. Pendampingan belajar diselenggarakan di Balai RW maupun di rumah Kepala RW yang dekat dengan rumah anak-anak.
Selama pandemi pembelajaran semakin digetolkan saat menyongsong ujian. Pasalnya proses belajar di rumah yang nyaris satu semester membuat anak dirasa perlu pendampingan dalam menghadapi ujian akhir. "Untuk akhir-akhir program pendampingan belajar lebih difokuskan pada Pendaftaran Peserta Didik Baru [PPDB]," jelas Murwanto.
Bagi anak usia dini, Murwanto menjelaskan ada program Warsimah yang diprakarsai Omah Kreatif Loedji 16 dan relawan mengajar. Untuk anak usia dini pembuatan prakarsa menjadi salah satu program yang dikembangkan.
Dari hasil Fandemic, Murwanto mengatakan beberapa anak memang menginginkan pendampingan belajar lebih banyak diisi dengan permainan-permainan yang menarik. Murwanto tak kaget akan hal itu, pasalnya selama pandemi anak mengalami kejenuhan ketika terus di rumah dan kurang interaksi dengan temannya.
Ke depannya Murwanto akan mempertimbangkan pendampingan belajar mencakup aspek yang menyenangkan seperti kesenian. Menurutnya hal tersebut sekaligus dapat melihat potensi anak memiliki kecenderungan bakat dibidang lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Widodo optimistis Garudayaksa kalahkan PSS di final Championship meski Maguwoharjo angker. Target juara jadi harga mati.
Galaxy Z Fold 8 dan Z Flip 8 disebut bakal menjadi ponsel pertama yang menghadirkan fitur Gemini Intelligence dari Google.
Persebaya diingatkan Bernardo Tavares agar tidak meremehkan Semen Padang meski lawan sudah degradasi ke Liga 2.
Primbon Jawa menyebut weton Jumat Pahing memiliki aura pemimpin, rezeki baik, dan karakter mudah disukai banyak orang.
Proyek PSEL Bantul belum berjalan karena dana Danantara belum turun saat volume sampah rumah tangga terus meningkat.
Primbon Jawa menyebut lima weton perlu lebih waspada saat Jumat Pahing. Simak penjelasan dan pantangan menurut tradisi Jawa.