Balita Kejang di Malam Hari, Pasien JKN Dapat Penanganan Cepat
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Ilustrasi mayat/Ist-Okezone
Harianjogja.com, BANTUL--Heri Purnomo, 45, warga Samparan, Desa Caturharjo, Kecamatan Pandak, Bantul, dinyatakan meninggal dunia setelah jatuh dari pohon kelapa setinggi tujuh meter di Dusun Paciro, Desa Murtigading, Kecamatan Sanden, Bantul. Korban mengalami luka serius di kepala bagian belakang.
Kapolsek Sanden, AKP Tukirin mengatakan peristiwa kecelakaan itu terjadi pada Minggu (12/7/2020) pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu korban sedang memetik buah kelapa di pekarangan milik Adi Susanto. Sementara saksi Bani ikut membantu mengumpulkan buah kelapa yang dipetik korban.
BACA JUGA : Jatuh dari Pohon Nangka, Warga Pangasih Meninggal Dunia
Korban tiba-tiba terjatuh lalu sadarkan diri. “Hasil pemeriksaan dari tim medis dari Puskesmas Sanden korban dinyatakan sudah meninggal dunia,” kata Tukirin, Senin (12/7/2020).
Pihaknya kemudian menyerahkan jenazah korban kepada pihak keluarga setelah dilakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
BACA JUGA : Penderes di Kulonprogo Tewas Jatuh dari Pohon
Ia memastikan korban meninggal dunia karena kecelakaan kerja dengan cedera berat di bagian kepala.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Daftar rute Trans Jogja 2026 terbaru beserta tarif lengkap. Simak jalur bus Trans Jogja yang menghubungkan pusat kota hingga kawasan pinggiran DIY
Seorang nenek di Rongkop, Gunungkidul, tewas diduga saat memadamkan api pembakaran sampah. BPBD mengingatkan bahaya kebakaran lahan
Gempa Venezuela memicu lebih dari 500 gempa susulan. Korban tewas mencapai 1.450 orang, ribuan dirawat, dan 12.000 warga mengungsi.
Ratusan petani muda Magelang mengikuti pelatihan pertanian modern Bayer SATRIA untuk meningkatkan produktivitas, teknologi, dan akses pasar.
Sensus Ekonomi 2026 di Gunungkidul melibatkan 1.039 petugas hingga 31 Agustus. BPS mengajak warga berpartisipasi memberikan data yang akurat.