Bantul Kucurkan Rp2,17 Miliar untuk Perbaikan 89 Rumah Tak Layak Huni
Pemkab Bantul mengalokasikan Rp2,17 miliar untuk memperbaiki 89 rumah tidak layak huni pada 2026 yang tersebar di tujuh kapanewon.
Ilustrasi tersengat listrik/JIBI
Harianjogja.com, JOGJA - Seorang warga Kotagede bernama HR dilaporkan tersengat listrik dan jatuh dari lantai tiga rumah setelah memperbaiki antena radio komunikasi di rumah seseorang di RT 45 RW 09 Purwodiningratan, Ngampilan pada Jumat (30/8/2024). Akibat kejadian itu korban mengalami luka di bagian kepala dan mesti mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.
Kepala Seksi Humas Polresta Jogja AKP Sujarwo mengatakan, insiden kecelakaan itu bermula saat saksi melihat korban sedang memperbaiki antena radio komunikasi. Karena antena hampir jatuh maka korban berusaha memegang yang kemudian antena tersebut menyentuh kabel listrik PLN, kemudian terjadi ledakan yang membuat korban terpental dan jatuh di atap rumah sebelah.
"Pemilik rumah kemudian mendengar ada suara ledakan yang kemudian diberi tahu warga kalau korban terjatuh dari lantai tiga ke atap rumah yang terbuat dari dak beton," jelasnya, Sabtu (31/8/2024).
BACA JUGA: Empat Orang Meninggal Dunia karena Tersengat Listrik di Bantul
Evakuasi Korban dilaksanakan oleh warga, petugas PSC 119 dan petugas Damkar dengan menurunkannya dari dak betok rumah untuk selanjutnya dibawa menggunakan tandu/drak bar menuju mobil ambulan PSC 119 yang berjarak 100 meter dari tempat kejadian. Selanjutnya korban di bawa ke RS Betesda untuk menjalani perawatan lebih lanjut.
"Kami imbau kepada warga masyarakat yang dekat dengan kabel listrik PLN kalau melaksanakan kegiatan supaya berhati-hati ataupun berkoordinasi dengan PLN untuk memadamkan aliran listrik," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul mengalokasikan Rp2,17 miliar untuk memperbaiki 89 rumah tidak layak huni pada 2026 yang tersebar di tujuh kapanewon.
Gempa DIY membuat perjalanan kereta sempat dihentikan sementara. KAI Daop 6 memastikan seluruh operasional kereta kini kembali normal dan aman.
Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.