Truk Dump Terperosok ke Parit di Sleman, Sopir dan Penumpang Selamat Dievakuasi
Truk dump terperosok ke parit di Jalan Magelang, Triharjo, Sleman setelah diduga sopir kehilangan konsentrasi. Dua korban yang sempat terjepit berhasil dievakua
Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Sejumlah penyelenggara event dan hiburan turut mengajukan verifikasi kepada Dinas Pariwisata Kota Jogja untuk bisa melakukan pembukaan di tengah pandemi. Pengajuan tersebut menyusul setelah beberapa destinasi pariwisata telah terverifikasi sebelumnya.
Kepala Bidang Atraksi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dinas Pariwisata Kota Jogja Edi Sugiarto menyebutkan ada lima tempat rekreasi dan hiburan yang mengajukan verifikasi. "Sampai saat ini belum kita lakukan verifikasi, karena proses penentuan tim baru dalam pembahasan, baru proses klasifikasi yang mengajukan setelah tim terbentuk kita lakukan verifikasi," jelas dihubungi pada Kamis (16/7/2020).
BACA JUGA : Sempat Tutup karena Pandemi, Sejumlah Mall di Jogja
Adapun lima tempat yang mengajukan verifikasi bervariasi. Mulai dari tempat billiard, wahana permainan anak, museum, hingga kegiatan pameran karya seni. "Mereka baru mengajukan, kami belum menverifikasi, jadi kami belum bisa memberikan hasilnya verifikasi atau rekomendasi yang pasti," jelasnya.
Menanggapi adanya permintaan event dari menyangkut pelaksanaan karya seni, Edi masih belum dapat bisa menentukan karena belum diverifikasi. "Seandainya bisa dilaksanakan harus berpedoman pada protokol kesehatan untuk event pameran, pengunjung dibatasi persesinya," terangnya.
"Karena kami juga harus konsultasi dengan Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid - 19 Kota Jogja, ini baru berbicara dari siapa saja yang mengajukan," jelasnya.
BACA JUGA : Hotel & Restoran di Jogja Mulai Simulasi Pembukaan
Kepala Dinas Pariwisata Kota Jogja, Maryustion tidak menampik bahwa sejumlah tempat rekreasi dan hiburan telah mengajukan verifikasi. Namun pihaknya menerangkan bahwa saat ini masih sedang tahap verifikasi implementasi tatanan baru. "Ya itu kan masuk bidang usaha pariwisata, itu nantinya juga kita lakukan verifikasi, intinya dengan pola self assessment," terangnya.
Ia menerangkan bahwa dalam penilaian mandiri penegakan Covid-19 telah ada check list poin-poin yang baru dipenuhi. "Nanti mereka [pelaku usaha pariwisata] melakukan sendiri, kemudian kami akan melakukan verifikasi di lapangan, apalah benar yang diajukan dalam asesmen," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Truk dump terperosok ke parit di Jalan Magelang, Triharjo, Sleman setelah diduga sopir kehilangan konsentrasi. Dua korban yang sempat terjepit berhasil dievakua
Inter Milan bangkit dari ketertinggalan dua gol dan menang 3-2 atas Napoli berkat dua gol Lautaro Martinez.
Erling Haaland mencetak gol kemenangan Manchester City atas Coventry City. City menang 1-0 dan sempurna di tiga laga awal Premier League.
Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mencapai Bogor. Erupsi masih berlangsung dan warga Banten-Lampung diminta waspada tanpa panik.
Telkomsel menilai anak muda wajib menguasai AI seperti ChatGPT dan Claude, tetapi kemampuan itu harus diimbangi etika penggunaannya.
Pasar gim Indonesia mencapai Rp32 triliun pada 2025. Komdigi melihat esports sebagai penggerak ekonomi digital dan lapangan kerja.