Perusak Bendera dan Palang Kereta di DIY Dijerat Pasal Berlapis
Polisi menjerat S dengan pasal berlapis KUHP baru atas perusakan bendera dan palang kereta di Bantul-Sleman, ancaman maksimal 7 tahun penjara.
Simulasi protokol kesehatan Check In di Hotel Ruba Graha pada Rabu (24/6/2020). /Harian Jogja-Catur Dwi Janati.
Harianjogja.com, JOGJA--Dinas Pariwisata DIY melakukan pendampingan terhadap simulasi protokol usaha jasa pariwisata hotel dan restoran restoran di Kota Jogja. Bersama Dinas Pariwisata Kota Jogja dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY sejumlah hotel dan restoran di Kota Jogja ditinjau menyangkut protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang diterapkan.
Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo yang ikut meninjau simulasi protokol kesehatan di Hotel Ruba Graha mengatakan simulasi protokol di bidang hotel dan restoran merupakan rangkaian dari persiapan menuju tatanan kehidupan baru (New Normal).
Singgih menyebutkan, pihaknya telah mengikuti serangkaian persiapan Standard Operating Procedure (SOP) seperti pembersihan, perbaikan, dan pelengkapan sejumlah fasilitas sarana kebersihan. "SOP ini lah yang kemudian diimplementasikan atau diujicobakan dan bentuk simulasi, supaya memastikan apakah pihak pengelola hotel betul-betul memahami dan menjalankan SOP," jelasnya pada Rabu (24/6/2020).
BACA JUGA : Hotel dan Restoran di Bantul Tidak Boleh Layani Prasmanan
Dalam simulasi yang dilakukan, Singgih menyebutkan akan meninjau baik dari segi teknis pelaralatan hingga Sumber Daya Manusia (SDM). Singgih menjelaskan dalam pelaksanaan simulasi ini akan dihasilkan laporan yang selanjutnya laporan tersebut akan diteruskan kepada Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Jogja.
"Gugus Tugas itu yang nanti akan memberikan rekomendasi apakah hotel dan restoran akan dioperasikan atau tidak, simulasi dilakukan Kabupaten dan Kota, kami [Dinpar DIY] hanya mendampingi," ujarnya.
Singgih menyebutkan harapannya dalam simulasi ini ada asesor. Karena dalam regulasi, sertifikasi belum ditunjuk secara resmi. Sehingga yang dilakukan Dinpar DIY adalah verifikasi. "Apakah sudah ada tempat cuci tangan, hand sanitizer, menerapkan physical distancing, menggunakan glove, saya berharap [hotel dan restoran] mendekati lengkap, kalau tidak lengkap ada proses untuk melengkapi atau memperbaiki," terangnya.
BACA JUGA : Jumlah Hotel & Resto di DIY yang Akan Buka Bertambah
Simulasi protokol kesehatan pencegahan Covid-19 tidak hanya dilakukan sekali. Singgih menyebut pihak Pemkot Jogja akan kembali memeriksa hasil laporan yang diberikan. "Kemarin yang belum lengkap yang mana, yang sudah dilengkapi mana," ujarnya.
Terkait pembukaan destinasi wisata, Singgih berpedoman pada kesiapan berbagai aspek. Apabila segala aspek seperti peralatan hingga SDM telah benar-benar siap, maka uji coba terbatas bisa diterapkan selama tanggap darurat. "Bisa menerima wisatawan dengan jumlah sangat kecil, selektif, operasional pun tidak tujuh hari dalam seminggu, tapi mungkin weekend saja," jelas Singgih.
Singgih mendorong dam uji coba terbatas akan dilakukan pendampingan serta simulasi akhir. Bila sampai simulasi akhir belum memenuhi kriteria maka hotel dan restoran akan ditinjau lagu. "Saat uji coba juga akan dilakukan monitoring dan evaluasi, jika terjadi kasus khusus nanti akan ditindaklanjuti," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi menjerat S dengan pasal berlapis KUHP baru atas perusakan bendera dan palang kereta di Bantul-Sleman, ancaman maksimal 7 tahun penjara.
Pengalaman tumbuh dalam keluarga ekonomi terbatas dapat membentuk kebiasaan finansial hingga dewasa. Simak 8 kebiasaan yang sering terbawa.
KOTAK resmi menjadi band independen setelah 18 tahun bersama label rekaman. Single YOLO menjadi simbol kebebasan kreatif dan era baru mereka.
AC mobil kurang dingin atau bau? Simak 7 cara merawat AC mobil agar tetap sejuk, awet, dan nyaman digunakan setiap har
Helicopter parenting atau pola asuh terlalu protektif bisa hambat perkembangan anak. Dari sulit ambil keputusan hingga risiko depresi, ini dampaknya. Simak penj
Perempuan usia 40-an lebih rentan mengalami depresi akibat perubahan hormon, keluarga, pekerjaan, hingga hubungan pernikahan. Ini 8 pemicunya.