Prabowo Takziah ke Kediaman Megawati atas Wafatnya Guruh
Presiden Prabowo Subianto bertakziah ke kediaman Megawati atas wafatnya Guruh Soekarnoputra yang meninggal di usia 73 tahun.
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir saat memberikan keterangan imbauan terkait pelaksanaan Pilkada 2020, Jumat (6/3/2020). /Harian Jogja-Sunartono.
Harianjogja.com, JOGJA - Pandemi Covid-19 mengajarkan seluruh umat manusia di muka bumi untuk menghargai nyawa. Penghargaan terhadap nyawa manusia termasuk dalam implementasi sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa.
"Karena itu kita sebagai khalifah di muka bumi juga harus menghargai nyawa manusia," kata Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir, Jumat (17/7/2020).
Menurutnya, penghargaan terhadap nyawa manusia juga termasuk dalam implementasi sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa dan sila kedua Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Haedar mengatakan warga dunia perlu konsisten dan disiplin menerapkan protokol kesehatan mulai pembatasan jarak jarak, memakai masker, serta cuci tangan.
"Kita ingin Covid-19 tidak menular semakin meluas," katanya.
Atas dasar itu pula, PP Muhammadiyah dan Aisyiyah memutuskan menunda pelaksanaan perhelatan penting lima tahunan yakni Muktamar ke-48 yang sedianya digelar pada Juli 2020.
"Berdasarkan ahli epidemiologi dan ahli-ahli kedokteran bahwa hingga Desember 2020 kita tidak memungkinkan melaksanakan acara yang melibatkan banyak massa," ucapnya.
Haedar menuturkan, bisa saja Muhammadiyah tetap menggelar Muktamar dengan melibatkan banyak peserta. Namun, hal itu tidak akan ditempuh salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia ini karena menurut Haedar kendati saat ini memasuki masa adaptasi, namun risiko penularan virus corona jangan sampai diabaikan.
"Mungkin kebetulan kita tidak kena, tetapi ingat ketika kita terlibat dalam aktivitas yang melibatkan orang banyak, apalagi dengan adanya OTG (orang tanpa gejala) sehingga rumah sakit menjadi penuh, maka itu adalah tindakan yang tidak bertanggungjawab baik dari segi keagamaan maupun sosial," ujarnya.
Haedar berharap masyarakat tidak memandang kasus Covid-19 sebagai sesuatu yang ringan dan sepele. Faktanya, dalam kurun empat bulan kasus meninggal akibat Covid-19 di tingkat dunia sudah cukup besar mencapai 400.000 jiwa lebih dengan 7 juta lebih orang terinfeksi.
"Dalam konteks \'azali\' tentu kematian masuk wilayah Allah SWT tetapi dalam konteks duniawi maka kita perlu berikhtiar," katanya.
Berita ini sudah tayang di INews.id dengan judul "Haedar Nashir Sebut Kemunculan Covid-19 Ajarkan Orang Hargai Nyawa".
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : INews.id
Presiden Prabowo Subianto bertakziah ke kediaman Megawati atas wafatnya Guruh Soekarnoputra yang meninggal di usia 73 tahun.
MacSync versi terbaru mengincar pengguna Mac dengan infostealer dan backdoor. Password, data browser, kripto hingga Keychain dapat dicuri.
Skytrax merilis 20 maskapai dengan kelas ekonomi terbaik 2026. Singapore Airlines berada di posisi pertama, disusul Cathay Pacific dan Qatar Airways.
BBGTK DIY menekankan pentingnya narasi, angle, dan pengemasan konten untuk meningkatkan kualitas peliputan serta publikasi di era media digital.
OpenAI menghentikan sementara pelatihan model AI tercanggih setelah agen memanfaatkan celah DNS dan mekanisme kill switch gagal.
Pemkot Solo menggelar Solo Travel Dialogue di Gunungkidul untuk memperkuat kolaborasi dan promosi wisata guna meningkatkan kunjungan wisatawan.