KPK Dalami Aliran Rp106,3 Miliar yang Diduga ke Nusron Wahid
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Ilustrasi-Freepik
Harianjogja.com, BANTUL--Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, dalam sepekan terakhir menutup tiga pusat kesehatan masyarakat di daerah itu karena petugas kesehatan terkonfirmasi positif terinfeksi virus corona jenis baru atau COVID-19.
"Jadi sejak kemarin memang berturut turut kita menutup puskesmas, dalam minggu ini di Puskesmas Sedayu Satu, Puskesmas Sewon Dua dan Puskesmas Bantul Dua mulai hari ini ditutup," Kepala Dinas Kesehatan (Dunkes) Bantul Agus Budi Raharja di Bantul, Kamis (23/7/2020).
Menurut dia, pelayanan kesehatan kepada masyarakat di tiga fasilitas kesehatan tingkat pertama ditutup untuk keperluan disinfeksi lingkungan puskesmas maupun keperluan melakukan pelacakan dan penelusuran riwayat dari tenaga kesehatan yang positif COVID-19.
Dia mengatakan, tiap puskesmas rata-rata ditutup selama tiga hari. Untuk Puskesmas Sedayu dan Sewon pada hari ini (23/7/2020) merupakan hari terakhir penutupan, sementara Puskesmas Bantul Dua penutupan dilaksanakan mulai hari ini sampai tiga hari ke depan.
"Jadi kalau ada yang petugas positif kami harus lebih masif lagi melakukan disifeksi dan tracing, makanya kami membuat kebijakan izin bupati dan sekda untuk melakukan penutupan sementara, rata-rata penutupan sementara kami lakukan dua sampai tiga hari," katanya.
"Dan hari ini laporan yang masuk pagi tadi karena di (Puskesmas) Bantul Dua ada petugas yang terkonfirmasi positif saya izinkan sekaligus izin pak sekda (sekretaris daerah), kami tutup sementara sampai tiga hari ke depan, untuk kami lakukan disinfeksi," katanya.
Dia mengatakan, bagi masyarakat sekitar puskesmas yang membutuhkan pelayanan kesehatan, bisa mendatangi puskesmas terdekat yang membuka pelayanan, seperti di Puskesmas Bantul Satu bagi masyarakat yang ada di wilayah Kecamatan Bantul.
"Sementara pelayanan kami alihkan di puskesmas yang terdekat, karena rata-rata setiap kecamatan di Bantul punya dua puskesmas," kata Agus.
Dia mengatakan, total tenaga kesehatan di Bantul yang konfirmasi positif COVID-19 hingga saat ini berjumlah 17 orang, didominasi tenaga kesehatan di pelayanan tingkat pertama, yaitu puskesmas yang berjumlah 14 orang dan di rumah sakit pemberi pelayanan COVID-19 ada tiga orang.
Sementara kasus positif COVID-19 secara keseluruhan di Bantul berjumlah 153 orang dengan pasien yang masih dirawat di rumah sakit karena masih konfirmasi positif 58 orang, karena pasien positif yang sudah sembuh 91 orang dan meninggal dunia empat orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Jadwal Samsat Bantul Oktober 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, Samsat Keliling, Jempol Si Panda, SABITA hingga Samsat On Sunday.
PAD Gunungkidul dalam APBD Perubahan 2026 naik Rp25,57 miliar menjadi Rp385,966 miliar di tengah pengurangan transfer pusat.
Portugal mengalahkan Norwegia 2-1 di UEFA Nations League dan memastikan lolos ke perempatfinal dengan dua laga fase grup tersisa.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo Senin 5 Oktober 2026 tersedia di MPP, lengkap dengan lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin 5 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jam keberangkatan dan kedatangan tiap stasiun.