30 Tahun Berlalu, Festival Udin Kembali Tagih Keadilan
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Partai Demokrat Bantul memastikan belum memutuskan dukungan terhadap pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Bantul dalam pilkada 9 Desember mendatang. Partai berlambang berlambang mercy ini sempat disebut-sebut mendukung Suharsono dan Totok Sudarto.
Kabar tersebut ditepis oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Demokrat Bantul, Nur Rakhmat Julu Purwanto. Ia mengatakan partainya sampai saat ini masih menjalin komunikasi dengan dua pasangan bakal calon, baik Suharsono-Totok maupun Abdul Halim Muslih-Joko Purnomo.
"Kami jaga keseimbangan selain ke pak Suharsono kami juga intens komunikasi dengan pak Halim dan pak Joko," kata Nur Rakhmat, saat dihubungi Senin (27/7/2020).
BACA JUGA : Sudah Bisa Dipastikan, Suharsono Vs Halim Bakal Bertarung
Ia menyatakan Demokrat baru akan menentukan pilihan dukungan pada awal Agustus mendatang. Lebih lanjut Nur Rakhmat menyampaikan partainya belum memutuskan dukungan karena masih menjaga komitmen poros tengah yang masih berlangsung sampai akhir Juli. Menurut dia, komitmen itu dibangun oleh Partai Amanat Nasional (PAN), Demokrat, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Saat disinggung soal PPP yang sudah mendeklarasikan diri mendukung Suharsono-Totok, beberapa waktu lalu, Nur Rakhmat tidak ingin menanggapi. Mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bantul ini masih meyakini poros tengah bakal terbentuk meski peluangnya kecil.
Menurut dia dalam politik itu tidak ada yang tidak mungkin. Segala kemungkinan masih terjadi sebelum ada pendaftaran bakal calon di Komisi Pemilihan Umum (KPU), "Politik itu tidak bisa diartikan satu tambah satu sama dengan dua," ucap dia.
BACA JUGA : Beradu di Pilkada Bantul Suharsono dan Halim Langsung
Bakal Calon Bupati Bantul Suharsono mengaku koalisi partai yang mengusung dirinya bersama Totok Sudarto tinggal menunggu waktu deklarasi yang direncanakan pada pertengahan Agustus mendatang. Ia mengklaim sebelum deklarasi ini partai koalisi terus bertambah. Setelah Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Golkar, dan PPP, kini bertambah lagi yakni Partai Bulan Bintang (PBB).
"Tinggal pekan depan PAN dan Demokrat. Yang sudah pasti dan jelas Demokrat [merapat] tinggal satu lagi nanti PAN," kata dia. Suharsono menyatakan masih terus menjalin komunikasi dengan PAN.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
UGM menilai wacana kuliah gratis perlu memprioritaskan warga kurang mampu dan memperluas akses pendidikan tinggi.
Kemarau panjang di Cangkringan membuat dua sekolah kekurangan air dan memicu tiga kebakaran sejak Juni 2026.
Dinsos Kulonprogo mengingatkan penerima bansos wajib mendaftar Perlinsos karena aplikasi ini akan menjadi basis data penyaluran bantuan mulai 2027.
Muhammad Qodari membantah sejumlah tudingan terhadap Bakom, termasuk isu Timothy Ivan, rekrutmen PAN, dan anggaran media Rp60 miliar.
Menyusuri kawasan dalam benteng sambil mengayuh sepeda menjadi cara yang dipilih dalam Amazing Race bertajuk “Ngepit Jeron Benteng” pada Jogja World Heritage