Kasus Bertambah, Cek Data Covid-19 di DIY 18 Maret
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Bupati Kulonprogo, Sutedjo saat mengimbau seorang pedagang di Alun-alun Wates untuk mentaati protokol kesehatan, Selasa (29/7/2020)./Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, KULONPROGO--Bupati Kulonprogo, Sutedjo mengimbau pedagang dan pengunjung di Alun-alun Wates untuk menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Imbauan itu disampaikan saat Bupati bersama Gugus Tugas Penanganan Covid-19 tingkat kabupaten meninjau kondisi alun-alun tersebut, Selasa (28/7/2020).
"Kami imbau kepada seluruh pedagang kaki lima dan pengunjung yang ada di sini [Alun-alun Wates] untuk mematuhi protokol kesehatan. Tadi saya masih lihat ada beberapa pengunjung yang tidak pakai masker, pedagang harusnya bisa mengingatkan mereka," kata Sutedjo.
Peninjauan ini menyusul kian ramainya Alun-alun Wates di tengah masa pandemi Covid-19. Hal itu sejatinya sesuai dengan kebijakan pemerintah menggerakkan kembali perekonomian masyarakat pasca terpuruk imbas pandemi. Namun, di sisi lain bisa menjadi bumerang apabila dalam keramaian ini tidak sesuai protokol kesehatan.
"Jangan sampai publik terjebak dengan kondisi saat ini, sehingga mengabaikan protokol kesehatan. Kita tidak boleh terlena, dan seakan-akan sudah aman. Covid-19 itu ancaman dan hingga sekarang masih ada," ucapnya.
Baca Juga: Seram! Warga Godean Ini Kaget Ada Ular Bersarang di Helm yang Ia Kenakan
Dalam peninjauan ini juga dilakukan pencanangan gerakan PKL patuh protokol kesehatan, pemasangan sticker tentang imbauan untuk mematuhi protokol kesehatan dan penyerahan bantuan dari Dinas Perdagangan dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) berupa tempat cuci tangan protabel kepada paguyuban pedagang Alun-alun Wates.
Bagian Keamanan dan Hubungan Masyarakat Paguyuban Pedagang Alun-alun Wates (Paku Alwa), Bimo Prasetya mengatakan sejauh ini pihaknya sudah mematuhi protokol kesehatan sesuai dengan yang ditentukan oleh pemerintah. Protokol ini tak hanya berlaku bagi pedagang, tapi juga pengunjung alun-alun.
"Untuk pengujung kalau tidak pake masker kami minta cari masker, kalau tidak mau pake, kami suruh pulang," ujarnya.
Baca Juga: Terpantau CCTV, Begini Kronologi Penemuan Bayi dalam Kardus di Godean
Bimo, mengatakan saat ini Alun-alun Wates memang sudah ramai kembali. Tidak seperti dua bulan lalu yang menurutnya begitu sepi karena imbas pandemi. Dengan kian ramainya alun-alun sementara saat ini masih masa pandemi, maka penerapan protokol kesehatan terus digencarkan.
"Seluruh pedagang di sini wajib pakai masker dan mengimbau pembeli untuk menerapkan protokol kesehatan salah satunya jaga jarak. Kami juga rutin memantau penerapan protokol kesehatan di sini," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Google uji coba penyimpanan Gmail gratis 5 GB untuk akun baru. Cara dapat 15 GB penuh: tautkan nomor telepon. Simak detailnya.
Film Hello Kitty garapan Hollywood dijadwalkan tayang 2028 dengan sutradara Moana 2 dan Ultraman: Rising.
TPR lama Parangtritis dibongkar di Bantul, akses wisata dialihkan sementara dan jalur utama ditata ulang untuk kelancaran lalu lintas.
Apple Shortcuts di iOS bisa digunakan untuk melacak iPhone hilang lewat foto dan lokasi otomatis sebagai lapisan keamanan tambahan.
“Restorasi Gumuk Pasir menjadi salah satu program unggulan dalam penataan kawasan wisata pantai selatan,"