Otonomi Daerah DIY Didorong Berbasis Keadilan dan Kearifan Lokal
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-Gugus Tugas Penanganan Covid-19 mengumumkan 19 penambahan kasus positif pada Minggu (2/8/2020). Kabupaten Sleman masih mendominasi penambahan ini, dengan 13 kasus. Sementara 11 kasus dinyatakan sembuh.
Juru Bicara Pemerintah Daerah DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, menjelaskan penambahan kasus meliputi Sleman 13 kasus, Kota Jogja 4 kasus, Bantul 1 kasus, Kulonprogo 1 kasus dan Gunungkidul 0 kasus.
“Berdasarkan riwayatnya, penambahan ini terdiri dari skrining karyawan Kesehatan 3 kasus, tracing kontak kasus positif 3 kasus, tracing karyawan koperasi di Sleman 4 kasus, Riwayat perjalanan 1 kasus dan belum ada keterangan 8 kasus,” ujarnya.
BACA JUGA: Terima Gelar Honoris Causa, Hasto: Saya Tak Menyangka
Laporan penambahan kasus ini berdasarkan pemeriksaan pada 434 sampel dari 406 orang. Adapun kasus sembuh meliputi Kota Jogja 1 kasus, Bantul 3 kasus, Gunungkidul 6 kasus, Sleman 1 kasus dan Kulonprogo 0 kasus.
Dengan penambahan ini maka total kasus positif di DIY menjadi sebanyak 760 kasus, dengan 421 kasus telah sembuh. Penemuan kasus ini mengalami penurunan signifikan dari dua hari sebelumnya, yakni 64 kasus pada Jumat (31/7/2020) dan 67 kasus pada Sabtu (1/8/2020).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Lima WNI dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 dilaporkan ditahan Israel di perairan Siprus.
Jemaah haji asal Solo menjalani amputasi jempol kaki di Makkah akibat komplikasi diabetes saat ibadah haji 2026.
Harga minyak mentah Indonesia April 2026 melonjak menjadi 117,31 dolar AS per barel akibat konflik Timur Tengah dan Selat Hormuz.
Dewan Pers mendesak pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk membebaskan tiga jurnalis yang ditahan Israel.
Sri Wagiyati, pedagang asongan stadion di Jogja, menemukan keluarga baru lewat kedekatannya dengan suporter BCS, Brajamusti, dan Slemania.