Astrid Widayani Raih Penghargaan Darma Bakti di Hari Pramuka ke-65
Astrid Widayani menerima Penghargaan Darma Bakti pada Hari Pramuka ke-65. Kwarcab Surakarta juga meraih Juara II Pembina Gudep Penegak Berprestasi.
Destinasi Wisata Tebing Breksi menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan berkunjung ke Jogja, Minggu (9/8/2020).-Harian Jogja/Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN--Destinasi wisata Tebing Breksi, Sambirejo, Prambanan, menjadi salah satu destinasi favorit yang dikunjungi wisatawan. Sabtu (8/8/2020) hingga Minggu (9/8/2020) jumlah kunjungan ke destinasi ini mencapai lebih dari 4.500 kunjungan.
Ketua Pengelola Wisata Tebing Breksi, Kholiq Widianto mengatakan sejak dibuka untuk uji coba terbatas mulai 14 Juli lalu, destinasi wisata di Timur wilayah Sleman tersebut terus dikunjungi wisatawan. Meskipun tidak sepadat sebelum masa pandemi Covid-19, namun jumlah wisatawan yang berkunjung cukup tinggi.
"Pada Sabtu lalu jumlah kunjungan sekitar 1.500 orang dan Minggu ini (kemarin) sekitar 3.000 orang," kata Khaliq, Minggu (9/8/2020).
BACA JUGA: Pemda Persilakan Kampus di Jogja Buka Perkuliahan Tatap Muka Pada September
Selama uji coba terbatas, katanya, baik pengelola maupun pengunjung diminta menerapkan protokol kesehatan. Dari sisi pengelola, petugas sejak pintu masuk dilengkapi alat pelindung diri (APD), termasuk face shield. Pengunjung selain wajib menggunakan masker juga diperiksa suhu tubuhnya. Selain itu, petugas terus mengingatkan agar pengunjung bisa menjaga jarak.
Upaya untuk mengingatkan protokol kesehatan kepada pengunjung disampaikan tidak hanya melalui pengeras suara tetapi juga petugas yang mobile ke titik-titik kerumunan.
"Selama pandemi Covid-19 kami gunakan untuk penataan dan menambah venue. Kami menyiapkan 140 karyawan agar mampu menerapkan kebijakan adaptasi kebiasaan baru ini," katanya.
Pengelola, lanjut Khaliq juga mendata jumlah pengunjung baik menggunakan aplikasi Visiting Jogja maupun secara manual. Selama uji coba, operasional Tebing Breksi dibuka pukul 06.00 WIB-20.00 WIB. Untuk jumlah kunjungan masih di bawah kuota yang diajukan oleh pengelola ke dinas.
"Kami targetkan sekitar 10.000 kuota pengunjung per hari jauh dari kuota di masa normal 30.000 pengunjung per hari. Saat ini masih jauh di bawah kuota," katanya.
Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) DIY Singgih Rahardjo mengatakan semua destiansi wisata di DIY disiapkan untuk aman dikunjungi wisatawan. Baik dari sisi kebersihan, keamanan dan lainnya. "Dispar terus berupaya meyakinkan dan mendapatkan kepercayaan wisatawan bahwa wisata di DIY aman. Salah satunya dengan menyiapkan promosi digital konten," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Astrid Widayani menerima Penghargaan Darma Bakti pada Hari Pramuka ke-65. Kwarcab Surakarta juga meraih Juara II Pembina Gudep Penegak Berprestasi.
Cara cek BPJS Kesehatan nunggak atau tidak bisa dilakukan lewat Mobile JKN, PANDAWA, dan Care Center 165. Simak langkah lengkapnya.
SUV boxy makin populer di pasar global. Desainer Chery menilai desain mengotak bukan sekadar tren dan punya alasan fungsional.
Amri/Nita meraih medali perak Asian Games 2026 setelah kalah 19-21, 8-21 dari Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin di final.
Tiongkok menjadi negara dengan gelar juara umum Asian Games terbanyak. Simak daftar gelar Tiongkok, Jepang, dan posisi terbaik Indonesia.
Peneliti UPN Veteran Yogyakarta mengembangkan model branding kopi berbasis kearifan lokal untuk memperkuat daya saing kopi Indonesia di pasar global.