Barcelona Batalkan Seremoni Juara Dunia, Ini Alasan Laporta
Barcelona membatalkan seremoni penghormatan delapan pemain juara Piala Dunia 2026 di Camp Nou. Keputusan diambil di tengah ketegangan politik di Catalonia
Ilustrasi bantuan
Harianjogja.com, BANTUL - Sebanyak seratusan warga pemegang Kartu Penerima Manfaat (KPM) di Bantul terpaksa tidak mendapatkan bansos sapu jagat dari APBD Bantul untuk periode Agustus hingga Oktober.
Hal ini lantaran, mereka telah terdaftar sebagai penerima bantuan lainnya. “Ada seratusan data terkoreksi. Ada yang tercatat sebagai penerima bantuan dobel dan ada pula yang salah dalam pencatatan NIK,” kata Kepala Bidang Bantuan dan Jaminan Sosial, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Bantul, Anwar Nur Fahrudin, Senin (24/8/2020).
Meski ada pencoretan ratusan KPM, namun Anwar memastikan kuota pencairan bansos sapu jagat tidak mengalami banyak perubahan. Sebab ada sebanyak 5.000 an KPM di 75 desa di Bantul yang mendapatkan penyaluran bantuan senilai dana sebesar Rp300.000 per bulan untuk Agustus hingga Oktober.
BACA JUGA : Belasan Ribu Data Penerima Bansos di Bantul Eror, Dukuh
“Untuk penyaluran, kami akui ada keterlambatan. Kemarin kami agendakan, 19, 24, 25 dan 26 Agustus. Tapi dalam perkembangannya pihak BPD DIY banyak yang libur dan cuti bersama. Oleh karena itu kami jadwal ulang dari 25 hingga 28 Agustus,”terang Anwar.
Lebih lanjut Anwar mengungkapkan besaran pencairan bansos sapu jagat kali ini lebih kecil dibandingkan tahap I dan II. Sebab, ada total 8.984 KPM penerima bansos yang mendapatkan Rp600.000 per bulan untuk Mei, Juni dan Juli.
Sedangkan untuk periode Agustus, September dan Oktober, penerima bansos sapu jagat hanya akan menerima Rp300.000 per bulan.
“Untuk penerima bansos kali ini juga harus merupakan KPM baru. Sedangkan pencairan nantinya juga melalui BPD DIY,” terangnya.
BACA JUGA : Dugaan Penggelapan Dana Bansos di Bantul: Polres Tunggu
Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Bantul Ani Widayani mengatakan, pihaknya beberapa waktu lalu memang fokus kepada penyelesaian Musdes terkait dengan pencairan BLT DD. Akan tetapi, tidak melupakan terkait dengan pencairan bantuan sapu jagat.
“Sejauh ini kami menunggu saja untuk pencairannya,” terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Barcelona membatalkan seremoni penghormatan delapan pemain juara Piala Dunia 2026 di Camp Nou. Keputusan diambil di tengah ketegangan politik di Catalonia
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 30 Agustus 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 30 Agustus 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Jangan mudah tergiur game cuan dan bonus besar. Simak 6 cara mengecek legalitas, keamanan data, bonus, reputasi, dan penarikan dana.
China melaju ke final AVC Continental 2026 setelah mengalahkan Iran 3-0. Tuan rumah akan menghadapi Thailand di partai puncak.
Sejarah pajak ternyata sudah ada sejak sekitar 3.000 SM di Mesir Kuno. Begini cara Firaun memungut pajak berdasarkan lahan dan hasil panen.