Tiga Buah Lokal Jogja Diajukan untuk Sertifikasi Varietas
“Tahun ini kita mau proses (sertifikasi) tiga tanaman lokal. Ada alpukat Surokarsan, pisang Morosebo dan pisang Gendruwo,”
Abdul Halim Muslih dan Joko Purnomo berjabatangan seusai Halim mendaftar sebagai bakal Calon Bupati Bantul lewat penjaringan DPC PDIP, beberapa waktu lalu./Ist
Harianjogja.com, BANTUL-Pasangan Abdul Halim Muslih-Joko Purnomo, akan mendeklarasikan diri sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati Bantul pada Jumat (28/8/2020) besok. Deklarasi akan digelar di Tempuran Kali Opak, Dusun Karet, Desa Pleret, Kecamatan Pleret, Bantul.
Halim mengatakan prosesi deklarasi akan digelar secara sederhana dengan warga yang hadir dibatasi karena masih pandemi Coronavirus Disease (Covid-19). Nantinya hanya perwakilan berbagai elemen masyarakat yang hadir, di antaranya petani, seniman, buruh, nelayan, dan sebagainya. Seain itu juga dihadiri pengurus partai mitra koalisi.
Deklarasi diawali dengan salat jumat kemudian menyusuri sungai, “Kami akan menyusuri kali opak, dengan membawa hasil bumi yang akan kita serahkan kepada [perwakilan] rakyat,” kata Halim, seusai menghadiri acara deklarasi dukungan Partai Gelora untuk Halim-Joko di Dusun Kradenan, Desa Srimulyo, Kecamatan Paiyungan, Kamis (27/8/2020).
Alasan Halim menggelar deklarasi di Tempuran Sungai Opak karena wilayah tersebut memiliki nilai sejarah. Daerah tersebut, kata dia, merupakan tempatnya para kesatria dan ulama hebat, termasuk Sultan Agung saat melakukan ritual penyucian diri.
Lebih lanjut pria yang masih menjabat sebagai wakil bupati Bantul ini mengklaim sudah ada lima partai koalisi yang mendukungnya bersama Joko Purnomo. Kelima partai tersebut, yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Bulan Bintang (PBB). (Ujang Hasanudin
“Mereka sudah sepakat bergabung. Tambah Gelora dan PSI [Partai Solidaritas Indonesia],” ujar Halim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
“Tahun ini kita mau proses (sertifikasi) tiga tanaman lokal. Ada alpukat Surokarsan, pisang Morosebo dan pisang Gendruwo,”
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.