Hantavirus Belum Ditemukan di Gunungkidul, Warga Tetap Diminta Waspada
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
Ilustrasi. /Reuters-Mussa Qawasma
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Tim gabungan Polres Gunungkidul mengamankan puluhan anak muda yang terlibat bentrokan di jalur menuju Pantai Parangracuk, Kapanewon Saptosari pada Minggu (30/8/2020) siang.
Diduga bentrok terjadi karena terjadinya srempetan sepeda motor diantaara di kelompok.
Kapolsek Saptosari, AKP Awal Mursayanto mengatakan, bentrokan diantara kedua rombongan pemotor terjadi karena adanya senggolan saat berpapasan. Akibatnya, ada yang tidak terima dengan kejadian tersebut sehingga terjadi kericuhan di antara kedua kelompok.
“Begitu ada laporan tim langsung bergerak dan mengamankan puluhan pengedara motor yang terlibat kericuhan,” kata Awal saat dikonfirmasi, Minggu sore.
Menurut dia, untuk penanganan tidak hanya dilakukan oleh petugas dari Polsek Saptosari, namun juga melibatkan tim dari Polsek Saptosari dan Polres Gunungkidul. “Massa yang terlibat kericuhan banyak sehingga kasus diserahkan ke polres. Untuk yang diamankan ada puluhan pengendara dan masih dalam penanganan,” ungkapnya.
Awal mengakui pada saat ricuh terjadi kondisi sempat tidak terkendali. Meski demikian, ia memastikan untuk saat ini sudah kondusif karena rombongan yang terlibat bentrok telah diamankan. “Yang diamankan sudah dibawa ke polres,” katanya.
Dia pun berharap kepada pengunjung di pantai untuk berhati-hati sehingga terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.
Kanit Pidum, Polres Gunungkidul, Iptu Iradat mengatakan, membenarkan adanya rombongan dua kelompok bermotor yang diamankan oleh petugas. Menurut dia, rombongan yang diamankan dalam jumlah yang banyak karena mencapai ratusan orang. “Memang banyak karena kedua kelompok rombongannya dalam jumlah besar. Tapi tidak semuanya dibawa ke polres karena mengerucur kepada 20 orang,” katanya.
Iradat menuturkan, puluhan orang yang diamankan ini sedang menjalani pemeriksaan intensi terkait dengan bentrokan yang sempat terjadi. “Masih diperiksa dan didalami oleh petugas,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.