RSPS Bantul Soroti Masalah Rujukan BPJS, Ini Kendala Sering Dikeluhkan
RSUD Panembahan Senopati Bantul menyoroti berbagai kendala sistem rujukan BPJS Kesehatan yang masih sering dikeluhkan pasien dalam layanan JKN.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, BANTUL- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bantul telah menyiapkan sebanyak 5.320 personel Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) yang akan diperbantukan untuk mengamankan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah (Pilkada) dan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak pada Desember 2020 mendatang.
Kepala Satpol PP Bantul, Yulius Suharta mengatakan jumlah Satlinmas yang dipersiapkan tersebut akan disebar dalam beberapa pos. Sebagian besar atau 4.400 personel akan ditempatkan di semua tempat pemungutan suara (TPS). Sementara sisanya di tempatkan di tiap kecamatan 10 orang dan masing-masing desa 10 orang personel untuk mengamankan rekapitulasi suara.
Baca juga: Terungkap 2 Korban Diminta Transfer Uang oleh Pelaku Pembajakan WA Bupati Karanganyar
“Salah satu wujud sukses dan lancarnya pelaksanaan pilkada dan pilurah, itu adalah situasi ketentraman ketertiban sampai tingkat desa. Apalagi penempatan Satlinmas dua orang di tiap TPS itu salah satu unsur wajib yang diatur undang-undang,” kata Yulius, seusai acara Koordinasi Siaga Linmas di parasamya, Kompleks Pemerintahan Kabupaten Bantul, Rabu (2/9/2020).
Yulius mengatakan keberadaan Satlinmas tidak bisa disepelekaan, karena mereka merupakan salah satu unsur penjaga keamanan dan ketertiban di tingkat desa yang bertanggung kepada kepala desa. Sementara secara umum Satlinmas berada dibawah koordinasi Satpol PP. Koordinasi siaga linmas perlu dilakukan agar dalam pelaksanaan pilkada dan pilkades serentak, Satlinmas mengetahui apa yang harus dilakukan.
Baca juga: 751 Tangki Air Bersih Didistribusikan di Wilayah Terdampak Kekeringan
“Kami memberikan semangat, motivasi dan arahan, serta kesiapan yang harus dilaksanakan Satlinmas,” ucap Yulius.
Kepala Bidang Linmas, Satpol PP Bantul, Agung Kurniawan menambahkan tugas pengawalan pilkada dan pilkades serentak yang dilakukan ribuan anggota satlinmas akan dimulai pada H-2 pemungutan suara sampai H+2 pemungutan suara di 9 Desember untuk pilkada dan 27 Desember pilkades.
Tugas tersebut merupakan salah satu kewajiban yang diatur dalam undang-undang tentang pemilu. Sementara di luar momen pilkada dan pilkades, kata Agung, Satlinmas juga memiliki tugas untuk menjaga keamanan dan ketentraman perlindungan sosial di desa masing-masing.
“Mereka selaku pendeteksi dini jika terjadi gangguan keamanan dan ketentraman di wilayah desa,” ucap Agung. Selain itu juga ikut membantu penangguangan kebencanaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RSUD Panembahan Senopati Bantul menyoroti berbagai kendala sistem rujukan BPJS Kesehatan yang masih sering dikeluhkan pasien dalam layanan JKN.
Wamendagri Bima Arya menyatakan pemerintah belum membahas usulan kewarganegaraan ganda dan masih mengkaji aspek hukum serta data pendukung.
PSS Sleman memastikan seluruh pemain asing telah tiba dan menjalani MCU. Manajemen kini menuntaskan administrasi sebelum peluncuran tim.
Presiden Prabowo akan meresmikan program listrik desa sebelum 14 Agustus 2026. Sebanyak 1.400 desa telah tersambung listrik sepanjang 2025.
Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum menerima arahan Presiden Prabowo terkait bursa calon Gubernur BI setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri.
Kebakaran Pasar Sidoharjo Bayat Klaten menghanguskan dagangan pedagang. Pemkab Klaten menyiapkan solusi agar pedagang segera berjualan kembali.