Profil Mendagri Tito Karnavian, Prestasi dan Kontroversi Saat Jadi Kapolri
Profil Tito Karnavian, mulai dari pendidikan, perjalanan karier di Polri, prestasi sebagai Kapolri, hingga kontroversi sebelum menjadi Mendagri.
Pelantikan pejabat unit kerja tingkat universitas di lingkungan UAD, Jumat (5/9/2020). /Ist-uad.
Harianjogja.com, JOGJA-- Sejumlah kampus mulai melakukan persiapan untuk menggelar kuliah tatap muka. Selain menerapkan protokol kesehatan ketat ada juga yang mempersiapkan tempat karantina khusus mahasiswa dan mereka menanggung semua kebutuhan mahasiswa jika terindikasi positif Covid-19.
Kampus Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Jogja misalnya, akan mulai kuliah online pada tahun akademik 2020/2021 di akhir September hingga November atau sampai ujian tengah semester (UTS). Selanjutnya pada November merencanakan untuk menggelar kuliah tatap muka namun tidak secara penuh, atau dengan sistem blended learning. Perguruan Tinggi Muhammadiyah ini menyiapkan sejumlah antisipasi termasuk menyiapkan tempat karantina.
Baca juga: Disnakertrans DIY Akui Subsidi Gaji Tak Selesaikan Masalah, tapi Bisa Angkat Kesejahteraan
"Kami siapkan tempat untuk karantina, kami dulu pernah membeli hotel, nah [hotel] itu kami siapkan di sana kalau ada mahasiswa yang positif dan seterusnya, atau mahasiswa yang membutuhkan perlakuan khusus berkaitan dengan Covid. Juga mahasiswa yang dinyatakan positif semua kebutuhan ditanggung oleh kampus, kami ada satgas terdiri dari para dokter kami siapkan fasilitas kesehatan untuk mereka [mahasiswa]," kata Rektor UAD Muchlas kepada wartawan di sela-sela pelantikan pejabat unit kerja tingkat universitas, Jumat (5/9/2020).
Ia menambahkan sistem kombinasi antara tatap muka dan online di November itu dilakukan untuk memenuhi agar ruangan bisa memenuhi syarat physical distancing. Hanya saja realisasinya masih menyesuaikan dengan kondisi dan izin dari Gubernur DIY. Pihaknya tidak berani mengambil risiko jika muncul klaster baru perguruan tinggi sehingga harus hati-hati.
"Protokol kesehatan harus ketat, jadi ruangan kita tidak bisa memenuhi semua, dari semula bisa dipakai 50 mahasiswa misalnya dengan kondisi harus jagak jarak paling 30 atau 25 mahasiswa," ucapnya.
Baca juga: Saat Wali Kota Risma Jadi Guru Sekolah Daring untuk SD dan SMP
Di masa pandemi ini pihaknya melakukan perubahan di sistem tata kelola kampus. Dari sisi struktur beberapa organisasi di tingkat universitas dilakukan penggabungan karena dipandang struktur tersebut cukup besar saling overlap dengan lembaga lain sehingga dilebur jadi satu. Sebanyak 17 kepala lembaga, badan dan biro serta 39 kepala bidang pun telah dilakukan pelantikan.
"Pertimbangan kami ini masa pandemi, kita belum tahu kapan berakhirnya sehingga perubahan struktur di masa pandemi ini kami perhatikan juga dari aspek efisiensi, sehingga beberapa lembaga badan biro kantor kita gabung jadi satu," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Profil Tito Karnavian, mulai dari pendidikan, perjalanan karier di Polri, prestasi sebagai Kapolri, hingga kontroversi sebelum menjadi Mendagri.
Lima mahasiswa UGM asal Banyumas mengolah limbah jerami menjadi hard carbon untuk material anoda baterai ion natrium.
Napoli menahan Lazio 1-1 di Liga Italia 2026/2027. Hasil ini memutus lima kemenangan beruntun Lazio, tetapi mereka tetap di puncak klasemen.
Tanaka Hirataro Setiawan terpilih sebagai Ketua Pengcab Orado Bantul periode 2026-2030 dalam Muscab di Sleman.
Mentan Amran menegaskan bantuan alsintan gratis dan meminta masyarakat melaporkan dugaan penyimpangan melalui kanal Lapor Pak Amran.
PSS Sleman ditahan Bhayangkara Lampung FC 1-1. Hasil ini membuat Super Elja masih tertahan di peringkat ke-16 zona degradasi dengan lima poin.