37 Remaja Kota Magelang Unjuk Potensi di Ajang GenRe 2026
37 remaja Kota Magelang unjuk potensi dalam Adujak GenRe dan Kreativitas PIK-R 2026 untuk menjadi agen perubahan.
Salah satu praktik penyiaran di Stikom Yogyakarta./Istimewa-Dokumen Stikom Yogyakarta
Harianjogja.com, SLEMAN—Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (Stikom) Yogyakarta bekerja sama dengan LSP Komsindo Jakarta menyelenggarakan uji kompetensi bagi mahasiswa dan alumni, mulai 6 hingga 11 September 2020. Kegiatan ini diselengarakan dalam rangka melaksanakan program sertifikasi kompetensi kerja dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sesuai Peraturan Pemerintah No.10/2018 tentang BNSP.
Lembaga ini melaksanakan sertifikasi kompetensi kerja, uji kompetensi di Kampus Stikom Yogyakarta. Sertifikasi diikuti oleh 80 peserta yang terbagi dalam empat skema meliputi skema Asisten Fotografi; Pengolah Gambar Digital; Operator Kamera dan Editor Video. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa yang siap lulus dan alumni dari program studi D3 Kehumasan (Public Relations), D3 Periklanan (Advertising), D3 Penyiaran (Broadcasting) dan S1 Ilmu Komunikasi.
Ketua Stikom Yogyakarta, R. Sumantri Raharjo, menyatakan proses pemberian sertifikat kompetensi dilakukan secara sistematis dan objektif melalui uji kompetensi yang mengacu kepada standar kompetensi kerja nasional Indonesia (SKKNI). Rumusan kemampuan kerja mencakup aspek pengetahuan, keterampilan dan/atau keahlian serta sikap kerja yang relevan dengan pelaksanaan tugas dan syarat jabatan yang ditetapkan sesuai dengan standar kerja nasional.
“Penilaian dari aspek pengetahuan dilaksanakan dengan cara ujian tertulis, peserta dihadapkan pada pertanyaan yang berkaitan dengan pengetahuan dasar, menengah dan lanjutan yang berkaitan dengan skema uji kompetensi,” katanya seperti dalam rilis yang diterima Harian Jogja, Minggu (6/9/2020).
Sedangkan uji kompetensi yang berkaitan dengan aspek keterampilan dan atau keahlian, peserta diuji dengan melakukan praktik langsung dengan alat untuk menyelesaikan satu pekerjaan dan wajib dikerjakan sesuai dengan prosedur atau tahapan operasiional standar baku yang sesuai.
Manfaat mengikuti uji kompetensi atau sertifikasi adalah membantu mahasiswa atau alumni dalam meyakinkan industri bahwa diriya memiliki kompetensi dalam memenuhi persyaratan regulasi karier maupun rekrutmen hingga lintas sektoral maupun lintas negara. “Sedangkan manfaat bagi industri sertifikasi yakni lebih meyakinkan kepada klien bahwa produk atau jasa telah dibuat oleh tenaga yang kompeten, dapat membantu pererapan sistem pengembangan karir dan remunerasi tenaga berbasis kompetensi dan produktivitas,” ujarnya.
Bagi asesi yang dinyatakan lulus uji kompetensi atau dinyatakan kompeten akan mendapatkan sertifikat yang diterbitkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sertifikat ini akan memberikan pengakuan kepada peserta yang kompeten dibidangnya untuk kurun waktu selama 3 tahun, dengan demikian industri akan mengakui kompetensi yang dimiliki oleh peserta yang lulus.
“Diharapkan setelah mengikuti uji kompetensi atau sertifikasi, asesi akan kompeten dibidang sesuai dengan skema yang diikutinya dan dimudahkan dalam mendapatkan pekerjaan di dunia professional karena mereka telah kompeten dengan dibuktikan kepemilikan sertifikat yang berstandar nasional,” kata Sumantri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
37 remaja Kota Magelang unjuk potensi dalam Adujak GenRe dan Kreativitas PIK-R 2026 untuk menjadi agen perubahan.
BMKG memantau sebaran abu vulkanik Anak Krakatau hingga 50.000 kaki yang berdampak pada empat bandara dan keselamatan penerbangan.
Bandara YIA membatalkan 9 penerbangan dan menunda 1 penerbangan akibat dampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.
Abu vulkanik Anak Krakatau menyebar hingga Pekalongan, Pariaman, dan Padang Panjang. Tiga bandara menghentikan operasi sementara.
Marc Klok membidik kemenangan Persib Bandung atas PSM Makassar pada laga perdana BRI Super League 2026/2027 di GBLA.
Abu vulkanik Anak Krakatau terpantau hingga 50.000 kaki dan menyebar ke Jabodetabek, Banten, Lampung, Bengkulu hingga Sumatra Selatan.