SDN Kintelan 2 Jogja Hanya Dapat 6 Siswa Baru, Ini Penyebabnya

Stefani Yulindriani Ria S. R
Stefani Yulindriani Ria S. R Rabu, 15 Juli 2026 04:17 WIB
SDN Kintelan 2 Jogja Hanya Dapat 6 Siswa Baru, Ini Penyebabnya

Foto ilustrasi Siswa Sekolah Dasar - Foto dibuat dengan Artificial Intelligence ChatGPT

Harianjogja.com, JOGJA—Penerimaan peserta didik baru di SD Negeri Kintelan 2 Jogja masih menghadapi tantangan pada tahun ajaran 2026/2027. Sekolah hanya menerima enam siswa baru, meski capaian tersebut meningkat 100 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya memperoleh tiga peserta didik. Pihak sekolah menilai kondisi itu bukan dipengaruhi kualitas pendidikan, melainkan terbatasnya lulusan taman kanak-kanak (TK) di sekitar sekolah serta lokasi yang berada di kawasan perkampungan.

Kepala SDN Kintelan 2 Jogja, Kuswanto, mengatakan jumlah siswa baru memang bertambah dibandingkan tahun lalu. Namun, peningkatan tersebut belum mampu mengangkat jumlah peserta didik secara signifikan karena potensi calon siswa di lingkungan sekitar masih terbatas.

"Kalau dibandingkan tahun lalu memang meningkat 100 persen. Tahun kemarin tiga siswa, sekarang menjadi enam siswa. Memang karena letak sekolah berada di dalam perkampungan dan lulusan TK di sekitar sini memang terbatas," ujarnya, Selasa (14/7/2026).

Lokasi Sekolah dan Persaingan Jadi Tantangan

Menurut Kuswanto, upaya meningkatkan jumlah peserta didik baru perlu dibarengi promosi yang menjangkau wilayah lebih luas. Pasalnya, dalam satu kelurahan terdapat tiga sekolah dasar negeri yang harus berbagi jumlah lulusan TK yang relatif sedikit.

SDN Kintelan 2 juga berada cukup dekat dengan sekolah negeri lain. Jaraknya sekitar 650 meter dari SDN Kintelan 1 dan sekitar 700 meter dari SDN Pujokusuman sehingga persaingan memperoleh peserta didik baru lebih banyak terjadi antarsekolah negeri.

MPLS dan Pembelajaran Tetap Berjalan Normal

Meski hanya menerima enam siswa baru, Kuswanto memastikan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hingga kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung seperti biasa.

Sekolah menyusun seluruh agenda pembelajaran sebagaimana sekolah dengan jumlah peserta didik yang lebih besar. Berbagai instansi juga dilibatkan sebagai narasumber, mulai dari Puskesmas, Polsek, pendongeng, hingga Kantor Urusan Agama (KUA).

"Walaupun siswanya sedikit, kami tetap memaksimalkan layanan. Justru dengan jumlah yang kecil kami bisa membimbing dan memperhatikan anak-anak lebih intensif," katanya.

Saat ini jumlah siswa SDN Kintelan 2 dari kelas I hingga kelas VI mencapai 37 anak.

BOS Dukung Operasional dan Pengembangan Sekolah

Kuswanto menjelaskan seluruh kebutuhan operasional sekolah masih dapat dipenuhi melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Nasional maupun BOS Daerah.

Dukungan anggaran tersebut juga dimanfaatkan untuk mengembangkan berbagai kegiatan ekstrakurikuler sebagai upaya meningkatkan daya tarik sekolah.

Beberapa kegiatan yang akan diperkuat meliputi karate, futsal, batik, hingga teknologi informasi (TIK). Selain itu, sekolah berencana membangun panggung kreativitas yang akan digunakan siswa untuk menampilkan bakat setiap akhir bulan.

Target Tingkatkan Prestasi Akademik

Selain berupaya meningkatkan jumlah peserta didik, SDN Kintelan 2 juga menaruh perhatian pada peningkatan mutu akademik.

Sekolah menargetkan capaian Tes Kemampuan Akademik (TKA) terus meningkat. Jika pada tahun lalu nilai tertinggi lulusan mencapai 90, maka pada periode berikutnya sekolah membidik nilai maksimal 100.

"Kualitas tetap kami jaga. Target kami bukan hanya menambah jumlah siswa, tetapi juga menghasilkan lulusan yang berkualitas dan mampu bersaing dengan sekolah lain," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online