Gol Cepat Joel Vinicius Bawa Arema Unggul atas PSIM Jogja
PSIM Jogja tertinggal 0-1 dari Arema FC di menit awal laga Liga Super 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan.
Ilustrasi CPNS. /Antara Foto-Adwit B Pramono
Harianjogja.com, BANTUL--Sebanyak 1.535 peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 Bantul direncanakan mengikuti seleksi kompetensi bidang (SKB) di Jogja Expo Center (JEC), Senin (14/9/2020) hingga Rabu (16/9/2020) mendatang.
Tes diselenggarakan dibagi dalam tiga giliran atau shift dan lokasi yang sama juga digunakan untuk peserta SKB CPNS dari kabupaten dan kota di DIY lainnya.
Kepala Sub Bidang Formasi dan Pengadaan Pegawai, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bantul, Jazari Hisyam mengatakan, dari 1.535 peserta harus bersaing ketat, sebab hanya ada 601 peserta yang akan lolos hingga tahap pemberkasan.
BACA JUGA : Tes SKB CPNS: Peserta Mulai Memilih Tempat Ujian, Waktu
“Perbandingannya memang 3 dibanding 1. Kemarin ada 601 formasi yang kosong, lebih banyak untuk tenaga teknis dan guru,” katanya, Rabu (9/9/2020).
Meski demikian, berdasarkan data di BKPP Bantul tidak semua formasi tersebut diisi oleh pendaftar. Sebab, sampai saat ini ada dua formasi yang belum terisi. Kedua formasi tersebut adalah petugas Satpol PP dan petugas sanitarian.
“Untuk petugas Satpol PP, sedari awal memang tidak ada yang mendaftar. Sedangkan untuk petugas sanitarian, kemarin ada yang mendaftar, tetapi gugur di persyaratan pendaftaran,” terang Hisyam.
BACA JUGA : Tes SKB CPNS Formasi 2019 Diikuti Puluhan Peserta di Luar
Kepala BKPP Bantul Danu Suswaryanta menambahkan, pelaksanaan tes tetap mengedepankan protokol pencegahan Covid-19. Peserta yang datang, wajib memakai face shield dan masker. Sebelum memasuki registrasi, peserta diminta mencuci tangan dengan sabun di tempat yang disediakan.
Saat memasuki ruangan, petugas juga harus memberikan hand sanitizer ke tangan masing-masing peserta, diikuti cek suhu tubuh.
“Kami juga menerapkan jaga jarak. Ada pembatasan per sesi hanya ada 200 peserta,” katanya.
Sementara disinggung mengenai tingkat kelulusan peserta tes didasarkan kepada ambang batas, Hisyam menyatakan jika nantinya banyak yang lolos, penentuan peserta lolos akan sesuai formasi dan nilai tertinggi.
“Jika ada tinggi nilai ada yang sama, penentuan akan didasarkan kepada Permenpan RB,” ucap Hisyam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSIM Jogja tertinggal 0-1 dari Arema FC di menit awal laga Liga Super 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan.
Kecelakaan di Jalan Terong–Mangunan Bantul menewaskan pejalan kaki. Polisi sebut jarak dekat jadi penyebab utama.
KPK memeriksa Plt Bupati Tulungagung dan sejumlah kepala dinas terkait dugaan aliran uang kasus pemerasan Bupati nonaktif.
Motif pembacokan pelajar di depan SMAN 3 Jogja terungkap. Geng Vozter disebut patroli menjaga wilayah usai info tawuran.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa optimistis IHSG akan rebound pekan depan didukung fundamental ekonomi Indonesia yang dinilai tetap kuat.
Dinkes Sleman perketat pemisahan jeroan kurban untuk cegah kontaminasi dan risiko penyakit saat Iduladha 2026.