Lumbung Mataram Kalurahan Purwosari di Kulonprogo Mengoptimalkan Pertanian dan Peternakan Warga
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Ilustrasi ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pengadaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN)./Antara
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pemkab Kulonprogo masih menunggu surat resmi dari pemerintah pusat terkait pengangkatan calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Rencana percepatan pengangkatan setelah sebelumnya diwacanakan ditunda juga sudah diketahui dengan target Juni nanti untuk CPNS dan Oktober untuk PPPK.
Balai Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kulonprogo menyebut pihaknya juga tengah melakukan persiapan pengangkatan tersebut sambil menunggu surat resminya. Total CPNS yang akan diangkat tersebut sebanyak 84 orang, sedangkan PPPK ada 169.
Kepala BKPSDM Kulonprogo, Sudarmanto menjelaskan pada Selasa (18/3/2025) bahwa pemberkasan terhadap 84 CPNS yang tengah berjalan kemarin sempat terganggu rencana penundaan. Kini pemberkasaan untuk mendapat nomor induk pegawai (NIP) itu akan dilanjutkan.
Sudarmanto menarget pada April ananti seluruh CPNS di wilayahnya sudah rampung dalam pemberkasan. “Kemudian saat dilantik nanti jika benar pada Juni sudah rampung dilakukan, secara kebutuhan juga sudah mendesak agar bisa segera bekerja,” jelasnya.
BACA JUGA: Arus Mudik Lebaran 2025: Kulonprogo Antisipasi Pasar Tumpah
Sebanyak 84 CPNS Kulonprogo ini, menurut Sudarmanto, akan memudahkan kinerja layanan dan regenerasi pegawai. “Prinsipnya kenapa kami buka lowongan formasi CPNS itu karena membutuhkan artinya mendesak untuk dipenuhi, terutama untuk regenerasi pegawai juga agar pelayanan tetap maksimal,” paparnya.
Sementara untuk PPPK, lanjut Sudarmanto, dari informasi yang diketahuinya akan dilantik Oktober mendatang yang sebelumnya ada wacana ditunda hingga Maret, 2026 mendatang. “Terkait PPPK juga akan kami persiapkan, sebelumnya kan diwacanakan dilantik Maret, 2026, lalu kemarin infonya jadi Oktober mendatang,” terangnya.
Pelantikan PPPK yang sudah dinyatakan lolos, sambung SUdarmanto, juga sama mendesaknya. “Mendesak juga terutama untuk layanan kesehatan karena untuk mengoptimalkan yang ada, kami jamin seluruh proses rekrutmen baik CPNS dan PPPK dilakukan secara transparan dan akuntabel, tidak ada pungli atau titipan,” tandansya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Amerika Serikat disebut telah menghabiskan Rp507 triliun untuk operasi militer melawan Iran sejak konflik pecah Februari 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Festival Dalang Cilik Kulonprogo menjadi ajang regenerasi dalang muda dan pelestarian budaya wayang di kalangan pelajar.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 sekali perjalanan
Kelurahan Patangpuluhan Jogja memperkuat literasi gizi keluarga lewat pelatihan B2SA untuk mempertahankan nol kasus stunting.