Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Kepala Disdikpora DIY Kadarmanta Baskara Aji./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA--Pemda DIY memberikan pernyataan terkait adanya kasus positif Corona yang sudah masuk ke perkantoran. Terakhir dilaporkan kasus positif Covid-19 menyebabkan sejumlah kantor BNI di Jogja ditutup sementara.
Sekretaris Daerah DIY, Kadarmanta Baskara Aji, mengimbau pimpinan unit kerja agar memberi fasilitas yang cukup pada pegawainya untuk menegakkan protokol Kesehatan. Menurutnya, penularan di perkanntoran lebih dimungkinkan terjadi di pelayanan publik.
Disamping itu, perkantoran kata dia, sebaiknya juga melakukan skrining mandiri untuk para pegawainya secara rutin. “Satu bulan atau dua bulan, saya kira lebih baik. Karena mereka berinteraksi dengan orang lain, tingkat bahayanya lebih tinggi,” ungkapnya, Jumat (11/9/2020).
BACA JUGA: Hampir 50 Warga DIY Meninggal Dunia karena Corona
Kendati demikian ia belum mengimbau perkantoran untuk kembali work from home karena menurutnya perkantoran khususnya di lingkungan Pemda DIY masih memungkinkan untuk menerapkan protokol Kesehatan.
Sebelumnya sejumlah pegawai salah satu Kantor Urusan Agama (KUA) di Kota Jogja juga dilaporkan terinfeksi Corona.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
BGN menguji coba MBG prasmanan di dua sekolah DIY dengan 106 siswa. Kepuasan siswa dan guru mencapai 5/5, sisa makanan 3,3 kg.
Veda Ega Pratama punya rekam jejak kuat di Mandalika. Simak modal dan tantangan pembalap Honda Team Asia di Moto3 Indonesia 2026.
DPR RI resmi mengesahkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan menjadi UU pada 6 Oktober 2026 setelah pembahasan sejak 14 September.
Unisa Jogja menggelar Unisa Festdengan konsep eko-green. Sampah botol plastik dikelola untuk mendukung beasiswa mahasiswa
Schneider Electric mengakuisisi PTC senilai Rp404 triliun untuk memperkuat bisnis software dan infrastruktur data center AI.