Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Kepala Disdikpora DIY Kadarmanta Baskara Aji./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA--Pemda DIY memberikan pernyataan terkait adanya kasus positif Corona yang sudah masuk ke perkantoran. Terakhir dilaporkan kasus positif Covid-19 menyebabkan sejumlah kantor BNI di Jogja ditutup sementara.
Sekretaris Daerah DIY, Kadarmanta Baskara Aji, mengimbau pimpinan unit kerja agar memberi fasilitas yang cukup pada pegawainya untuk menegakkan protokol Kesehatan. Menurutnya, penularan di perkanntoran lebih dimungkinkan terjadi di pelayanan publik.
Disamping itu, perkantoran kata dia, sebaiknya juga melakukan skrining mandiri untuk para pegawainya secara rutin. “Satu bulan atau dua bulan, saya kira lebih baik. Karena mereka berinteraksi dengan orang lain, tingkat bahayanya lebih tinggi,” ungkapnya, Jumat (11/9/2020).
BACA JUGA: Hampir 50 Warga DIY Meninggal Dunia karena Corona
Kendati demikian ia belum mengimbau perkantoran untuk kembali work from home karena menurutnya perkantoran khususnya di lingkungan Pemda DIY masih memungkinkan untuk menerapkan protokol Kesehatan.
Sebelumnya sejumlah pegawai salah satu Kantor Urusan Agama (KUA) di Kota Jogja juga dilaporkan terinfeksi Corona.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Perpres Ojol segera terbit. Tarif angkutan orang akan diatur Kemenhub, sedangkan tarif barang dan makanan menjadi kewenangan Komdigi.
Film Indonesia Solata tayang di Festival Film Anak dan Remaja Yordania. Film Ichwan Persada sebelumnya meraih penghargaan di Bulgaria.
BNPB mencatat 70 orang meninggal, 1.182 luka-luka, dan 40.040 mengungsi akibat gempa M7,7 di Flores, NTT.
Guru PPPK penuh waktu berkesempatan ikut seleksi PNS pada awal 2027. Pemerintah dan DPR juga sepakat mengubah status menjadi pegawai pusat.
Manajer PSS Sleman Agus Purwoko menilai training ground penting untuk meningkatkan kualitas dan prestasi Super Elja. Ini perkembangannya.