Tol Jogja-Solo Trihanggo-Junction Sleman Hampir 90%, Pengaspalan Segera Dimulai
Progres konstruksi Tol Jogja-Solo segmen Trihanggo-Junction Sleman mendekati 90%. Rigid pavement rampung dan pengaspalan mulai dikerjakan.
Sebanyak 31 pejabat Pemkot Jogja dilantik pada Jumat (11/9/2020). /Harian Jogja-Catur Dwi Janati.
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 31 pejabat berbagai eselon di lingkungan Pemerintah Kota Jogja dilantik pada Jumat (11/9/2020). Beberapa pejabat menempati posisi strategis seperti Kepala Dinas Kebudayaan, Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang, dan Staf Ahli Bidang Umum.
Posisi Kepala Dinas Kebudayaan Kota Jogja yang sebelumnya diisi oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas, kini diisi oleh Kepala Dinas definitive Yetti Martanti. Sementara itu Hari Wahyudi yang sebelumnya menempati posisi Kepala BPBD Kota Jogja, saat ini mengisi kursi Staf Ahli Bidang Umum. Terakhir posisi Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang diisi oleh Wahyu Handoyo Hardjono.
BACA JUGA : 2 Pejabat Baru Pemkot Jogja Dilantik
Kepala Dinas Kebudayaan Kota Jogja yang baru saja dilantik Yetti Martanti menerangkan pihaknya akan fokus lebih dahulu menjalankan untuk kegiatan penyelarasan adaptasi kebiasaan baru. "Sehingga di sinilah sebenarnya bagaimana kita bicara tentang pandemi Covid-19 ini tidak hanya terkait kesehatan, ekonomi, dan sebagainya, justru disinilah, bagaimana pendekatan kebudayaan dibutuhkan untuk hal seperti ini," terangnya usai pelantikan.
Menurut Yetti, masyarakat sosial memiliki pengaruh luas terkait pandemi Covid-19. Nantinya program yang akan dilaksanakan, tentunya akan diseleraskan dengan kegiatan yang sudah ada.
"Tetapi kita perlu dioptimalkan, dikuatkan, tentunya juga ditingkatkan dengan program-program inovatif yang tentunya bisa lebih diterima masyarakat terkait dengan pelestarian, pengembangan budaya di Kota Jogja," ujarnya.
BACA JUGA : Pejabat Pemkot Jogja Minta Upeti Pemenang Proyek
"Bahwa adaptasi kebiasaan baru itu justru kita harus melihat masyarakat sosial menghadapi hal seperti dan ini pendekatan kebudayaan yang diperlukan untuk bagaimana masyarakat dan sosial berpengaruh besar terhadap pandemi Covid-19," ujarnya.
Dia menyebut Disbud Kota Jogja harus memahamkan masyarakat mengenai protokol kesehatan. "Karena sebenarnya masyarakat juga mengalami shock culture dengan adaptasi kebiasaan baru," imbuhnya.
Yetti menilai justru pendekatan budaya melalui program yang ada di Disbud Kota Jogja harus tersampaikan kepada masyarakat dengan lebih baik. "Supaya mereka lebih bisa menerima keadaan seperti ini dan semangat selalu menghadapi situasi saat ini," ungkapnya.
BACA JUGA : Pegawai Pemkot Jogja Kembali Terinfeksi Corona
Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti menyatakan pelantikan ini merupakan salah bentuk keseriusan Pemkot Jogja dalam mewujudkan upaya misi pembangunan yakni meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih. "Sebuah birokrasi yang ditandai atau memiliki tata kelola yang semakin efektif dan efisien serta pelayanan publik yang semakin berkualitas," ucapnya.
Haryadi meminta kepada para pejabat yang dilantik agar mampu memegang teguh visi Pemkot Jogja yang salah satunya yakni meneguhkan Kota Jogja sebagai kota nyaman huni dan pelayanan jasa yang berdaya saing kuat. "Itu harus menjadi kiblat dalam menjalankan program dan kegiatan," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Progres konstruksi Tol Jogja-Solo segmen Trihanggo-Junction Sleman mendekati 90%. Rigid pavement rampung dan pengaspalan mulai dikerjakan.
Prakiraan cuaca DIY Selasa, 29 September 2026: mayoritas cerah berawan, suhu 22–34°C, kelembapan 44–98 persen. Cek rincian per kecamatan.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.
Maarten Paes menyebut suporter menjadi pemain ke-11 Timnas Indonesia saat bermain 10 orang melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Senin 29 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini.
Kemenkop menjelaskan alasan manajer Kopdes Merah Putih tak selalu ditempatkan sesuai domisili dan mekanisme penempatannya.