Jogja Siap Pecahkan Rekor MURI 1.000 Difabel Tuli
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Meski telah ditemukan kasus Covid-19 di beberapa lingkungan perkantoran seperti di Kantor Kelurahan Kotabaru dan kantor cabang BNI di Kota Jogja, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY belum menetapkannya sebagai klaster perkantoran.
Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, menjelaskan hingga saat ini belum satu kantor pun ditetapkan sebagai klaster. “Belum. Mungkin yang BNI, tapi belum ada laporan dari hasil tracing-nya Kota Jogja, karena memang belum selesai,” ujarnya, Minggu (13/9/2020).
BACA JUGA: Kronologi Kebakaran Trubus Versi Pemilik: Mantan Karyawan Siramkan Pertalite hingga Tewas
Kantor cabang BNI bisa menjadi klaster jika merujuk pada tujuh kantor cabang yang ditutup untuk disterilisasi. Meski demikian, Berty tidak dapat memastikan berapa jumlah karyawan yang terkonfirmasi positif, karena tracing dilakukan oleh Pemkot Jogja.
Beberapa hal yang yang dilakukan meliputi tracing, penutupan dan sterilisasi kantor yang sudah muncul kasus positif Covid-19, lalu edukasi dan evaluasi penerapan protokol kesehatan baik pada bagian layanan maupun aktivitas perkantoran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Satpol PP Solo bersama tim gabungan menertibkan penjual miras ilegal dan menyita 34 botol minuman beralkohol tak sesuai izin.
PSIM Jogja kalah 1-3 dari Arema FC di Super League 2025/2026. Van Gastel soroti start buruk dan kesalahan individu pemain.
Kominfo menjelaskan tiga peran orangtua dalam melindungi anak di ruang digital sesuai PP Tunas 2025 untuk menciptakan internet aman.
-Pendampingan yang dilakukan Astra Honda Motor terhadap Desa Wisata Krebet, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Bantul mulai menunjukkan dampak
BGN menegaskan Program Makan Bergizi Gratis tidak membagikan susu formula untuk bayi usia 0-6 bulan dan tetap mengutamakan ASI eksklusif.