Mendikdasmen Tegaskan Ekskul Korps Kadet Tak Wajib
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Foto ilustrasi. /Reuters
Harianjogja.com, BANTUL--Jumlah pasien Covid-19 di Bantul terus bertambah hingga Rabu (16/9/2020).
Pasien konfirmasi positif terpapar COVID-19 di wilayah Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dalam 24 jam terakhir bertambah 15 orang, sedangkan pasien yang sembuh bertambah delapan orang.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Bantul Sri Wahyu Joko Santosa dalam keterangan resmi di Bantul, Rabu malam menyebutkan 15 pasien baru itu berasal dari Kecamatan Sedayu dua orang, Kecamatan Kasihan tujuh orang, Kecamatan Sewon satu orang, Kecamatan Banguntapan tiga orang, kemudian dari Kecamatan Sanden dan Kretek masing-masing satu orang.
Sedangkan delapan pasien sembuh, kata Sri Wahyu yang juga Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Bantul, berasal dari Banguntapan empat orang, Jetis satu orang, Pandak satu orang dan dari Kecamatan Srandakan satu orang.
Dengan adanya penambahan kasus positif dan pasien sembuh tersebut, maka total kasus positif COVID-19 di Bantul yang terdata pada Gugus Tugas Bantul secara akumulasi hingga Rabu (16/9) berjumlah 596 orang, dengan angka kesembuhan berjumlah 488 orang.
Sementara kasus positif COVID-19 yang meninggal berjumlah 13 orang, sehingga pasien positif di Bantul yang masih menjalani isolasi dan perawatan di sejumlah rumah sakit rujukan sebanyak 95 orang.
Kepala Dinas Kesehatan Bantul Agus Budi Raharjo mengatakan, tren kasus COVID-19 di Bantul hingga kini belum menunjukkan hal yang menggembirakan, karena kasusnya dilaporkan masih terus bertambah dari hari ke hari, meski ada pasien yang dinyatakan sembuh pada hari yang sama.
"Hampir semua yang terpapar positif COVID-19 itu orang tanpa gejala dan kemudian segera disembuhkan dalam kurun waktu tidak lama, rata-rata setelah evaluasi dan dilakukan tes swab tujuh sampai 10 hari kemudian yang terpapar COVID-19 itu alami kesembuhan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
WhatsApp mulai menguji Restricted Chat di Android dan iOS. Fitur ini membatasi ekspor chat, Meta AI, media, dan linked devices.
Mengusung tajuk Simfoni 1001 Pembatik, THE 1O1 Yogyakarta Tugu menggandeng Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kota Yogyakarta untuk menyuguhkan pengalaman m
Mobil listrik Pakistan Metro EV punya desain ala Alphard dan Vellfire. Harganya dijanjikan di bawah Rp200 juta dengan jarak tempuh 300 km.
Avengers: Endgame kembali menjadi film terlaris dunia setelah rilis ulang, menggeser Avatar dengan selisih pendapatan yang sangat tipis.
Dishub Kota Jogja memperketat pengawasan parkir selama WJNC 2026. Tarif tetap sesuai Perda, mulai Rp2.000 untuk motor dan Rp5.000 untuk mobil.