Lebih dari 100.000 Orang di DIY Telah Disuntik Vaksin
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO--Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo menyebut melonjaknya jumlah penderita Covid-19 di kabupaten ini dalam beberapa hari terakhir disebabkan karena pelaksanaan isolasi mandiri yang tidak benar.
"Salah satu penyebab kenapa kasus Covid-19 di Kulonprogo naik cukup signifikan karena pelaksanaan isolasi mandiri tidak dilakukan dengan baik, akibatnya virus menyebar di dalam keluarga dan lingkungan sekitar," kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, Baning Rahayujati kepada awak media, Kamis (17/9/2020).
BACA JUGA : Corona di Kulonprogo Melonjak, Sehari Tambah 8 Pasien Baru
Apa yang dikatakan Baning didasari atas bertambahnya penderita baru yang berdasarkan hasil penyelidikan tertular oleh anggota keluarga yang sedang menjalani isolasi mandiri usai melakukan perjalanan dari luar daerah atau pernah melakukan kontak dengan penderita Covid-19.
Salah satunya adalah kasus KP-96, perempuan, 51, Wates. Penderita ini memiliki riwayat perjalanan dari Wonosobo, Jawa Tengah. Ia kemudian menjalani isolasi mandiri. Namun belakangan KP-96 dinyatakan positif Covid-19 dengan status tanpa gejala sehingga menjalani isolasi mandiri di rumah pada 11 September 2020.
Gugus tugas kemudian melakukan tracing terhadap KP-96 dan diperoleh informasi bahwa penderita ini telah berinteraksi dengan anggota keluarga dan tetangganya. Para kontak erat kemudian menjalani test PCR atau SWAB. Hasilnya sebanyak 10 orang dinyatakan positif corona.
BACA JUGA : Kasus Corona di Kulonprogo Terus Bertambah
Kesepuluh penderita itu adalah KP-111, laki-laki, 56, Wates; KP-112, laki-laki, 24, Wates; KP-113 perempuan, 24, Wates; KP-114, perempuan, 1, Wates; KP-115, perempuan, 19, Wates; KP-116, perempuan, 3, Wates; KP-117, laki laki, 16, Wates; KP-120 laki laki, 29 th, Pengasih; KP-121, perempuan, 28, Pengasih dan KP-122, laki-laki, 5, Pengasih. Mereka terkonfirmasi positif pada pekan lalu.
Selain kasus KP-96, adapula kasus KP-93, Laki-laki, 64, asal Kokap, yang penyebab tertularnya virus masih dalam penelusuran. Selama isolasi mandiri, pasien ini diketahui pernah berinteraksi dengan sejumlah orang. Setelah dilakukan tracing, didapati ada tiga anggota keluarga yang pernah kontak erat dengannya kemudian dinyatakan positif Covid-19. Ketiga orang itu adalah KP-100, Perempuan, Kokap; KP-101, laki-laki, Kokap dan KP-102, perempuan, Kokap.
Tak sampai di situ, KP-101 yang tertular KP-93, juga menulari tiga anggota keluarga lain yang juga masih memiliki hubungan kekerabatan dengan KP-93. Mereka adalah KP-108, laki laki, 60, Kokap; KP-109, laki laki, 80, Kokap dan KP-110 Perempuan ,57, Kokap.
BACA JUGA : Kasus Covid-19 di Kulonprogo Tambah Satu Orang
Dua contoh kasus itulah yang membuat Gugus Tugas menarik kesimpulan bahwa salah satu penyebab lonjakan jumlah penderita Covid-19 di kabupaten karena kurang ketatnya pelaksanaan isolasi mandiri.
"Ini menunjukkan bahwa pelaksanaan isolasi mandiri yang tidak benar maka risiko penularan di keluarga dan lingkungan sekitar sangat besar. Diharapkan masyarakat yang memiliki riwayat perjalanan atau kontak erat dengan kasus terkonfirmasi melaksanakan isolasi mandiri dengan baik, tetap menjaga jarak dengan keluarga, dan diam di rumah sampai dinyatakan negatif Covid-19," ujar Baning.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Istana menjelaskan sapi kurban Presiden Prabowo berasal dari anggaran Banpres dan disalurkan kepada masyarakat saat Iduladha 1447 H.
Pendakian Gunung Gede Pangrango ditutup 27-28 Mei 2026. TNGGP siagakan petugas untuk cegah pendaki ilegal.
Warga Kulon Progo gunakan anyaman daun kelapa sebagai wadah daging kurban untuk kurangi sampah plastik saat Iduladha 1448 H.
AS mengerahkan jet tempur F-22 dan puluhan pesawat pengisi bahan bakar di Israel hingga akhir tahun 2026.
Toyota bidik 300 SPK di IIMS Surabaya 2026 lewat peluncuran mobil hybrid baru dan berbagai program insentif pembelian kendaraan EV.