Fenomena Api Seyegan Mereda, Mutfiana Minta Hasil Riset dan CCTV
Penghuni rumah fenomena api Seyegan mendatangi BPBD Sleman untuk meminta hasil riset dan rekaman CCTV terkait penyebab munculnya api misterius.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO--Kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kulonprogo kembali bertambah. Penambahan ini menambah banyak daftar kasus Covid-19 di Kulonprogo.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kulonprogo, Baning Rahayujati menyampaikan bahwa penambahan satu kasus pada Kamis (27/8/2020) merupakan pria usia 63 tahun asal Kapanewon Galur. "Riwayat bepergian dari Jakarta, isolasi di RS Hardjo Lukito," jelasnya pada Kamis (27/8/2020).
Hingga pekan ini jumlah ODP di Kulonprogo mencapai 1.939 orang. Saat ini 17 orang masih dalam pemantauan dan 145 orang secara akumulatif tercatat sebagai PDP. Dari 145 orang tersebut, 51 orang sudah dipulangkan, 70 orang dinyatakan positif dan 16 orang PDP meninggal dunia.
Selain penambahan satu orang pasien konfirmasi positif, pada Kamis (27/8/2020) terdapat dua penambahan pasien sembuh. Baning menyebutkan dua pasien yang sembuh itu yakni KP-26 pasien asal Kapanewon Lendah dan KP-40 pasien asal Kapanewon Galur.
Dengan beberapa catatan ini maka hingga Kamis (27/8/2020) kasus terkonfirmasi positif di Kulonprogo mencapai 70 orang. Dimana 30 masih dirawat, 38 orang dinyatakan sembuh dan dua orang dinyatakan meninggal dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penghuni rumah fenomena api Seyegan mendatangi BPBD Sleman untuk meminta hasil riset dan rekaman CCTV terkait penyebab munculnya api misterius.
Yamaha resmi mengakhiri kerja sama dengan Fabio Quartararo dan Alex Rins di MotoGP 2026 sebagai bagian dari perombakan tim.
Prediksi ekonom Jerman Joachim Klement tentang Brasil tersingkir gagal total! Neymar sindir: "Coba lagi di Piala Dunia berikutnya." Brasil lolos ke 16 besar!
Lansia 85 tahun asal Paliyan ditemukan meninggal di Luweng Ngeleng setelah 9 hari pencarian tim gabungan.
Komisi D DPRD DIY membuka peluang kolaborasi dengan kalangan perguruan tinggi untuk menyusun konsep Pendidikan Khas Kejogjaan (PKJ) yang lebih kuat.
Janice Tjen lolos ke babak kedua Wimbledon 2026 usai kalahkan unggulan ke-22 Leylah Fernandez. Ia akan hadapi Daria Kasatkina dan berduet dengan Aldila Sutjiadi