Jadwal SIM Keliling Jogja 11 Juli 2026, Ada Layanan Malam
Jadwal SIM Keliling Jogja Juli 2026. Berikut rincian layanan yang bisa dimanfaatkan:
Calon Bupati Sleman Danang Wicaksana Sulistya membahas kendaraan niaga untuk disabilitas bersama Kawan Santoso di bengkel modifikasi miliknya di Bulusan, Sardonoharjo, Ngaglik, Jumat (18/9/2020). /Harian Jogja-Abdul Hamid Razak.
Harianjogja.com, SLEMAN--Program penguatan ekonomi kaum difabel harus terus dilakukan. Pasalnya jumlah penyandang disabilitas di wilayah Sleman tercatat 5.535 orang dan sebagian besar didominasi tuna daksa.
Untuk meningkatkan kemandirian dan menguatkan ekonomi para disabilitas, kata Calon Bupati Sleman Danang Wicaksana Sulistya (DWS), maka perlu adanya alat transportasi yang memadai dan sesuai dengan kebutuhannya.
"Misalnya, sepeda motor yang dimodifikasi untuk sarana transportasi sekaligus untuk sarana berjualan," kata DWS saat menyambangi modifikator motor, Kawan Santoso di Bulusan, Sardonoharjo, Ngaglik, Jumat (18/9/2020).
BACA JUGA : Tahapan Pilkada Sleman Jangan Sampai Jadi Klaster Corona
Menurut DWS, kaum difabel kerap kesulitan mencari pekerjaan, meskipun pemerintah telah menjamin hak penyandang untuk bekerja. Namun implementasinya menurut DWS masih perlu optimalisasi lagi. Sesuai data Dinsos DIY, lanjut dia, hingga pertengahan 2020 ini baru 23 perusahaan yang mempekerjakan disabilitas sejauh pemantauan dinas.
"Kami berkomitmen untuk memberdayakan teman-teman disabilitas. Saat ini kami membuat konsep untuk memfasilitasi penyandang tuna daksa menjalankan kegiatan ekonomi," jelas DWS.
Dia menjajaki kemungkinan membangun sarana usaha penyandang disabilitas yang dapat dikerjakan oleh siswa Balai Latihan Kerja (BLK) maupun SMK dengan pendampingan. Dia juga memikirkan program terintegrasi untuk penyandang disabilitas mulai pendampingan dan penguatan keterampilan.
"Jadi kalangan difabel bukan hanya dibantu sarana, tapi juga ditingkatkan keterampilan mulai dari permodalan hingga pemasaran. Saya rasa itu feasible dan harus dikerjakan jika saya menjabat," katanya.
BACA JUGA : Paslon Kuda Maharsa Jadi Pendaftar Pertama di Pilkada
Modifikator motor, Kawan Santoso di Bulusan, Sardonoharjo, Ngaglik menilai biaya produksi modifikasi motor untuk difabel bisa ditekan jika melibatkan BLK atau SMK. Selain itu, katanya, produksi kendaraan niaga bagi difabel akan lebih cepat karena melibatkan banyak tenaga.
"Apalagi bahan baku juga lebih murah kalau dibeli dalam jumlah besar. Saya optimistis ide DWS akan dapat dikerjakan dengan lebih cepat dan dengan volume yang lebih besar," katanya.
Dia menawarkan ubahan rangka kendaraan roda dua menjadi roda tiga dengan tambahan sistem diferensial dan memiliki kemampuan seperti leaning trike. Ubahan sistem roda itu diikuti penambahan bak angkut multiguna untuk menaruh perangkat dapur untuk berjualan makanan keliling.
"Selain warung keliling, bak juga dapat digunakan untuk menempatkan mesin jahit, barang bawaan dalam volume tertentu maupun alat perbengkelan bagi penyandang yang menekuni jasa servis elektronik keliling," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Keliling Jogja Juli 2026. Berikut rincian layanan yang bisa dimanfaatkan:
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY terus menggaungkan semangat literasi melalui bedah buku Homepower
Pendapatan transfer Kulonprogo turun Rp114,66 miliar pada APBD Perubahan 2026. DPRD meminta Pemkab mengubah strategi fiskal.
Sejumlah investor menggugat Selena Gomez terkait startup kesehatan mental Wondermind. Mereka menuding ada penyesatan informasi bisnis dan menuntut pengembalian
Penyalahgunaan narkoba tidak hanya berdampak pada orang yang mengonsumsinya, tetapi juga dapat menyeret keluarga hingga lingkungan sekitar.
Polresta Cilacap mengungkap dugaan pencabulan dan persetubuhan terhadap anak dengan 24 korban selama 11 tahun. Polisi membuka posko pengaduan.