Ramadan dan Lebaran, Telkomsel Prediksikan Kenaikan Traffic 15%
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Jogja memprediksi cuaca di wilayah DIY hari ini, Senin (21/9/2020) pada umumnya berawan. Informasi tersebut berdasarkan update citra radar cuaca pukul 6.10 WIB.
Update Citra Radar Cuaca DIY 21 September 2020 Pukul 06.10 WIB#InfoCuacaJogja #BMKGDIY Cc: @SAR_NASIONAL @BNPB_Indonesia @poskopmidiy @StaklimJogja pic.twitter.com/JCvv8upTYr
— BMKG Staklim Jogja (@StaklimJogja) September 20, 2020
Sementara itu, BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap mengeluarkan informasi peringatan dini gelombang tinggi
di wilayah perairan dan Samudera Hindia Selatan Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DIY.
Gelombang tinggi diprediksi terjadi pada 20-22 September 2020.
Peringatan Dini Gelombang Tinggi
— BMKG Staklim Jogja (@StaklimJogja) September 20, 2020
Wilayah Perairan dan Samudera Hindia Selatan Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Yogyakarta. Tanggl 20-22 September 2020#InfoCuacaJogja #BMKGDIY Cc: @SAR_NASIONAL @BNPB_Indonesia @poskopmidiy @StaklimJogja pic.twitter.com/gRdWWJucr1
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Twitter
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
DisperinkopUKM Kulonprogo mempercepat pendampingan sertifikasi halal gratis bagi UMKM sebelum kuota Sehati DIY ditutup akhir Mei 2026.
PBB mendesak investigasi independen atas dugaan penyiksaan dan kematian tahanan Palestina di pusat penahanan Israel.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.