Kasus Gangguan Mental di Solo Melonjak, Kader Posyandu Dilatih Deteksi
Kasus warga yang dirujuk untuk penanganan kesehatan mental di Solo mencapai 13,95% pada triwulan II 2026.
Ilustrasi. /Antarafoto
Harianjogja.com, JOGJA--Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta memutuskan untuk memperpanjang penutupan operasional Puskesmas Wirobrajan menyusul hasil penelusuran terhadap temuan kasus positif COVID-19 di puskesmas tersebut.
“Penutupan dilakukan sampai Kamis (24/9/2020). Harapannya, bisa dibuka kembali mulai Jumat (25/9/2020),” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Emma Rahmi Ariyani di Yogyakarta, Selasa (22/9/2020).
Puskesmas Wirobrajan Yogyakarta seharusnya dibuka kembali pada Selasa (22/9/2020) setelah ditutup sejak Sabtu (19/8/2020) usai delapan petugas medis di puskesmas tersebut terkonfirmasi positif COVID-19.
Berdasarkan hasil penelusuran, lanjut Emma, diketahui seluruh pegawai di puskesmas tersebut memiliki kontak erat dengan delapan pegawai yang sudah terkonfirmasi positif COVID-19.
Oleh karena itu, dilakukan uji swab untuk seluruh tenaga medis dan pegawai lain di puskesmas tersebut pada Selasa (22/9/2020).
“Tentu saja, kami berharap hasil uji usap untuk pegawai lain ini menunjukkan hasil negatif. Jika demikian, maka puskesmas bisa dibuka kembali pada Jumat,” katanya.
Namun demikian, lanjut dia, jika diketahui terdapat tambahan tenaga kesehatan atau pegawai di puskesmas yang dinyatakan positif, maka harus menjalani isolasi dan bekerja dari rumah.
“Untuk delapan tenaga kesehatan dan pegawai yang sudah terlebih dulu terkonfirmasi positif, kondisi mereka semuanya baik dan tidak menunjukkan gejala apapun,” katanya.
Sementara untuk Puskesmas Gedongtengen, katanya, sudah bisa membuka layanan pada Selasa (22/9) meski secara terbatas karena hanya tersisa satu dokter yang bisa memberikan pelayanan kesehatan.
Emma menengarai, potensi paparan di puskesmas cukup tinggi karena saat ini banyak pasien yang tidak menunjukkan gejala apapun. “Kita tidak tahu siapa saja yang positif sampai menjalani tes swab,” katanya.
Meskipun demikian, ia menyebut, seluruh tenaga kesehatan di puskesmas sudah menggunakan alat pelindung diri yang sesuai dengan kebutuhan dan menjalankan protokol kesehatan.
“Mungkin ada beberapa yang masih dilewatkan. Misalnya saat makan bersama-sama. Tentu mereka melepas masker dan mengobrol. Ini yang terkadang berpotensi terjadi paparan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kasus warga yang dirujuk untuk penanganan kesehatan mental di Solo mencapai 13,95% pada triwulan II 2026.
Michele Pirro mendukung Marc Marquez menjadi juara MotoGP 2026 karena Ducati tak ingin nomor 1 berpindah ke KTM musim depan.
Studi JAMA mengungkap pekerja bergaji rendah memiliki risiko kematian 38 persen lebih tinggi dibanding pekerja dengan upah lebih baik.
Apple akan mengubah aturan ATT di iPhone dan iPad setelah regulator Jerman menilai kebijakan tersebut berpotensi merugikan aplikasi pihak ketiga.
Ibu hamil boleh naik pesawat, tetapi ada syarat dan risiko yang perlu diperhatikan. Simak waktu terbaik dan tips aman terbang saat hamil.
Foto terhapus permanen di HP Android atau iPhone masih bisa dipulihkan. Simak 5 cara mengembalikan foto hilang dengan mudah dan aman.