Peneliti Temukan Resep Membuat Es Krim Anti Meleleh
Peneliti membuat terobosan baru setelah menemukan cara untuk membuat es krim yang hampir tidak meleleh.
Foto Ilustrasi anak-anak dan remaja didatangi petugas Satpol PP Sleman saat menyalakan petasan di Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Sleman Senin (27/4/2020)./Harian Jogja-Hafit Yudi Suprobo
Harianjogja.com, SLEMAN--Satpol PP Sleman terus menggencarkan operasi non yustisi penegakan protokol kesehatan, terutama pada akhir pekan di ruang publik dan di lokasi-lokasi yang disinyalir banyak anak muda menongkrong. Hal ini dilakukan untuk agar masyarakat senantiasa menerapkan protokol pencegahan penularan Covid-19.
Kasi Penegakan Satpol PP Sleman, Pambudi menuturkan satuan ini melakukan penegakan berdasarkan Perbup Sleman No. 37.11 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan di berbagai wilayah di Sleman.
"Kami tak henti-hentinya melaksanakan operasi non yustisi pendisiplinan masyarakat dam rangka pencegahan dan pengendalian Covid-19 bersama jajaran TNI dan Polri," kata Pambudi pada Minggu (4/10/2020).
BACA JUGA : HARIAN JOGJA HARI INI: Protokol Kesehatan Diperketat
Hari ini satuannya melaksanakan patroli wilayah di sekitar Stadion Maguwoharjo menemukan sejumlah pelanggar yang tidak menggunakan masker di ruang publik. "Ada 31 pelanggar. Kami kenai sanksi mulai dari teguran, sosial, hingga pembinaan bela negara," ungkapnya.
Menurutnya, tingkat kesadaran masyarakat di sekitar stadion tersebut sudah cukup baik, namun masih perlu ditingkatkan kedisiplinannya. Ia mengapresiasi dari sekitar 2.000 pengunjung di stadion dan sekitarnya, hanya 31 pelanggar yang ia temukan.
Pambudi menambahkan dalam patrolinya, ia masih menjumpai banyaknya kalangan muda yang abai dengan protokol kesehatan. Mereka masih banyak yang tidak mempedulikan 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.
BACA JUGA : Mulai Besok Pelanggar Protokol Kesehatan di Sleman
"Masih banyak anak muda yang tidak pakai masker dan tidak jaga jarak ketika mereka sedang menongkrong. Ini bisa menimbulkan klaster baru kalau mereka abai," ujarnya.
Untuk itu, selain ruang terbuka, ia juga memfokuskan operasi di sejumlah tempat usaha seperti kafe. Selain penindakan bagi pengunjung, Pambudi juga menyoroti jam operasional kafe yang harus sesuai SK Bupati Sleman No.50.2/Kep.KDH/A/2020. "Kalau melanggar jam operasional kegiatan usaha, maka kita lakukan tindakan administratif," lanjutnya.
Sementara itu, Dinas Kesehatan Sleman juga turut serta meningkatkan upaya sosialisasi soal protokol kesehatan sekaligus terkait Covid-19 itu sendiri. Hal ini dilakukan lantaran masih banyak ditemukan kasus positif di Bumi Sembada.
BACA JUGA : Anak Muda Paling Banyak Jadi Pelanggar Protokol
"Dinkes tetap mendukung upaya Satgas Covid-19 Kabupaten Sleman untuk terus melakukan sosialisasi protokol kesehatan ke semua elemen masyarakat termasuk untuk penegakan disiplin dan penerapan sanksi," ujar Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Joko Hastaryo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peneliti membuat terobosan baru setelah menemukan cara untuk membuat es krim yang hampir tidak meleleh.
Imigrasi Sulsel menemukan WNA asal Filipina dan Malaysia memakai KTP Indonesia untuk mengurus paspor RI di sejumlah daerah.
Prabowo Subianto menegaskan pemerintah siap memakai radar dan satelit untuk melacak aset ilegal serta memburu koruptor hingga bungker bawah tanah.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Kamis 21 Mei 2026 melayani rute Jogja dan Sleman dengan tarif Rp80.000 serta konektivitas antarmoda.
Inter Miami dikabarkan selangkah lagi merekrut Casemiro dengan status bebas transfer untuk bermain bersama Lionel Messi di MLS.
Jadwal angkutan KSPN Malioboro menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini Kamis 21 Mei 2026 lengkap dengan tarif terbaru.