Serangan Monyet Bikin Resah Petani Tanjungsari Gunungkidul
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Aksi nekat dilakukan SB,26, pemuda asal Kalurahan Plembutan, Playen, Gunungkidul. Dia berbuat asusila kepada bakul angkringan di Kalurahan Playen, pada Senin (12/10/2020). SB dilaporkan ke Polsek Playen dan terancam hukuman penjara dua tahun delapan bulan.
Kapolsek Playen AKP Hajar Wahyudi mengatakan penyidik masih mendalami kasus asusila yang dilakukan oleh SB. Menurut dia, kejadian ini bermula saat tersangka sedang membeli minum di angkringan milik korban.
BACA JUGA: Ketua Komnas Perlindungan Anak Jateng Ditahan Polisi karena Penipuan
Hasil pemeriksaan awal diketahui, pelaku nekat melakukan tindakan tersebut karena gemas dengan bakul angkringan berinisial AR. SB menyentuh bagian dada korban. “Pertama dilakukan dengan menggunakan kunci dicolekkan di bagian dada. Aksi kedua dilakukan dengan menggunakan tangan,” katanya kepada wartawan, Selasa (13/10.2020).
Menurut Hajar, polisi melakukan penyelidikan berdasarkan laporan dari korban. SB dijerat Pasal 281 KUHP tentang tindak pidana asusila dengan ancaman penjara selama dua tahun delapan bulan. “Kami sudah lakukan pemeriksaan 1x24 jam hingga akhirnya menetapkan pelaku sebagai tersangka. Meski demikian, tersangka tidak ditahan karena ancaman di bawah lima tahun penjara,” katanya.
BACA JUGA: Waspada! Puncak La Nina Berbarengan dengan Musim Hujan Desember-Januari
Mantan Kapolsek Purwosari ini menuturkan, pelaku sempat meminta maaf kepada korban karena perbuatannya tersebut lewat Whatsapp (WA). Namun, kasus tersebut tetap dilanjutkan ke proses hukum.
Kepada wartawan, SB mengaku menyesal telah berbuat tidak senonoh kepada AR. Menurut dia, tindakan tersebut dilakukan karena gemas. “Saya mencolek di bagian dada sebanyak dua kali. Aksi itu saya lakukan saat pertama kali datang dan yang kedua saat AR meyerahkan minuman yang saya pesan,” katanya.
“Saya kenal dengan AR karena sudah menjadi pelanggan tetap dan saya juga menyimpan nomor miliknya.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
MK cabut larangan penggunaan lambang Garuda Pancasila di luar ketentuan UU. Masyarakat kini bebas memakai Garuda di kaus, topi, hingga atribut lainnya tanpa san
Marselino Ferdinan sukses jalani operasi lutut di Spanyol usai cedera saat TC Timnas di Bali. Pemain 21 tahun itu harus absen 2 bulan. Ini pesannya untuk Erick
Desa Sejahtera Astra Bugisan memiliki daya pikat tersendiri setelah berhasil mengembangkan potensi budaya dan wisatanya.
Geely Xingyuan menjadi mobil terlaris di China sepanjang Februari-Juli 2026, mengungguli Tesla Model Y dan BYD. Dominasi kendaraan listrik semakin kuat dengan p
Malaysia menjadi negara paling banyak dikunjungi wisatawan di Asia Tenggara pada 2025 dengan 42,2 juta kunjungan. Indonesia berada di posisi kelima dengan 15,4