Ilmuwan Jepang Ciptakan Robot yang Bisa Tersenyum dengan Kulit Hidup di Wajahnya
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Ilustrasi mayat/Ist-Okezone
Harianjogja.com, SLEMAN- Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta (UPNVY) tengah berduka. Salah satu dosen di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) meninggal dunia pada Selasa (13/10/2020) sore sekitar pukul 16.30 WIB setelah terpapar Covid-19. Almarhum mengembuskan napas terakhirnya di RSA UGM dalam usia 50 tahun.
Kasubbag Humas UPNVY, Marcus Koesnardijanto mengatakan hal itu diketahui setelah beberapa waktu lalu Satgas Covid-19 RSA UGM menghubungi Satgas Covid-19 UPNVY untuk menanyakan apakah pasien yang bersangkutan benar merupakan dosen di kampus tersebut.
"Kami tidak tahu kapan detail yang bersangkutan terkonfirmasi Covid-19. Hanya saja, kami baru tahu saat dihubungi oleh Gugus Covid-19 RSA UGM, klarifikasi apakah yang bersangkutan benar pegawai UPN," kata Marcus ketika dihubungi pada Rabu (14/10/2020).
Setelah mendapat kabar tersebut, Satgas Covid-19 UPNVY langsung melakukan karantina wilayah lokal terhadap FISIP sejak Senin (12/10/2020). Selain itu, juga dilakukan dekontaminasi di fakultas tersebut.
Disinggung soal apakah ada riwayat penyakit pada dosen tersebut, Marcus membenarkan bahwa ada penyakit penyerta. Ia menambahkan, pada Senin sore, pihaknya juga dikabari dari Satgas Covid-19 RSA UGM bahwa pasien tersebut dipasangi ventilator.
"Almarhum meninggal kemarin [Selasa] sore, langsung dimakamkan malam hari dengan protokol Covid-19 di pemakaman khusus Covid-19 di Prambanan," sambungnya.
Selain melakukan sterilisasi, Satgas Covid-19 UPN juga tengah melakukan penelusuran kontak pada dosen tersebut. Sejak perkuliahan semester gasal dimulai pada 28 September lalu, ia masih mengajar perkuliahan daring.
"Hanya saja saat mertua meninggal pada 6 Oktober kemarin, saat kami melayat, beliau tidak ikut pemakaman. Info dari keluarga saat itu beliau tidak enak badan," kata dia. Untuk meminimalisir penularan, tambah Marcus, tracing juga dilakukan terhadap pelayat yang datang pada pemakaman mertua dosen tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.
BRIN kembangkan pelat karet RCP untuk perlintasan KA, inovasi baru tingkatkan keselamatan dan kurangi risiko kecelakaan.